FORMULIR [TERM 18]

NAMA: (Sesuai dengan visualisasi yang kalian pakai)
TTL: (Tempat lahir tidak perlu disesuaikan dengan visualisasi yang kalian pakai, silahkan dibuat sesuka hati, dan untuk tanggal lahir gunakan musim, ada 4 musim (Spring, Summer, Autumn, Winter) dan 15 hari di setiap musim. Contoh: 1 Spring.)
HOBI: (Kegemaran kalian)
LIKE:
DISLIKE:
KEBIASAAN: (Kebiasaan yang menjadi ciri khas kalian)
KARAKTERISTIK: (Jelaskan karakteristik kalian secara singkat)
LATAR BELAKANG: (Buat dalam bentuk paragraf minimal 250 kata dengan menjelaskan secara rinci tentang keluarga, tempat domisili atau pun tempat yang pernah ditinggali dsb secara jelas)
JURUSAN YANG DIPILIH: (Silahkan baca pada Jurusan & Kelas serta Kuota)
KISAH CINTA:
LINK VISUALISASI: (sertakan satu link gambar visualisasi yang dipakai untuk foto ID Card)

Note:
1. Sebelum mengisi biodata, harap dipastikan dengan benar. Penggantian biodata secara sepihak saat permainan berlangsung (sekecil apapun) tidak diizinkan dan akan mendapat teguran dari Staff
2. Penggantian biodata secara sepihak oleh anggota yang bersangkutan tanpa izin staff, maka anggota dianggap melakukan OOC
3. Bagi formulir yang telah tertulis “Lulus Tahap Pertama” silahkan membuat akun facebook sesuai visualisasi.
4. Ketentuan akun facebook :
– Menggunakan alternative name “Paperworldadrp”
– Menuliskan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
– Kopi formulir kalian ke about me
– Add Headmaster (Seo Jisub) untuk menunggu proses tahap dua.
5. Jurusan dapat diganti oleh Staff jika jurusan yang diinginkan ternyata penuh. Ketentuan: First In First Out, jadi yang daftar lebih dulu yang diutamakan untuk jurusan dan kemungkinan kesamaan Visualisasi.
6. Bagi yang ingin melakukan revisi, reply komen dibawah komen kalian.
7. Jangan reply komen di bawah komen box orang lain.
8. Dilarang menambah atau melakukan revisi setelah formulir diluluskan.
Pertanyaan? Layangkan di sini
Advertisements

25 thoughts on “FORMULIR [TERM 18]”

  1. NAMA: Ji Sumin
    TTL: Seoul, 3 Spring
    HOBI: Nonton film action atau thriller, makan, mencoba hal-hal baru, dan kegiatan di luar ruangan/tempat terbuka.

    LIKE: Cakes di café appa, musim dingin, laut, semua hal yang bisa dimakan, komik misteri atau romantis.

    DISLIKE: Diremehkan, badut, tidak tepat waktu, teh yang terlalu manis, dan sakit karena bikin makanan jadi nggak enak di lidahnya.

    KEBIASAAN:
    – Karena sifatnya yang galak, Sumin bisa gigit atau meninju dan menendang tanpa ragu kalau sudah kesal dan gemas
    – Akan langsung bersembunyi dan mengutuk bila melihat badut
    – Cepat menyimpulkan sesuatu jika ada masalah dan yakin akan pendapatnya (sok tahu)
    – Mencuri cake di café appa (karena kalau ketahuan pasti disuruh bayar)
    – Akan mencoba menawar atau bahkan bisa memaksa minta harga diturunkan jika membeli sesuatu

    KARAKTERISTIK: Galak. Bersemangat dan sangat hiperaktif. Gerakan dan pembicaraannya juga terkadang seenaknya, ceroboh, sok tahu dan mudah penasaran atau kepo. Ceria, setia kawan. Cukup pelit karena terbiasa hidup hemat.

    LATAR BELAKANG:

    Ji Sumin, gadis kelahiran Seoul ini merupakan putri bungsu dari pasangan Ji Jonghyuk dan Baek Hyunmi. Ia memiliki satu kakak laki-laki bernama Ji Seungho yang lebih tua lima tahun darinya dan kini bekerja di Singapore sebagai fotografer. Masa kecilnya serba terbatas karena keluarga Sumin bukanlah golongan keluarga yang mampu mengabulkan semua keinginannya dalam hitungan jam. Semua hal yang dulu Sumin inginkan selalu saja tak bisa terpenuhi, sekalipun dapat ia mesti harus berhemat agar tahan lama dan tidak cepat rusak. Ayahnya bekerja sebagai seorang pegawai kantoran biasa sedangkan ibunya pemilik café kecil di wilayah Hongdae. Selama hidupnya, mereka terus hidup berpindah-pindah mengitari kota Seoul karena biaya sewa yang semakin mahal.

    Sejak di sekolah dasar, Sumin mulai mengikuti hobi-hobinya. Termasuk mendaftarkan diri ke klub atletik —motivasinya ini datang kata ia merasa capable dengan larinya yang kencang dan bentuk fisiknya yang sangat mendukung. Selama bergabung di klub ia dibiayai dan didukung secara finansial oleh bibinya yang mana bibinya adalah seorang teman dari pemilik klub atletiktersebut. Namun, selama berada di klub ia merasa kurang nyaman karena anak-anak disana mengejeknya ‘orang kaya baru’ karena di klub itu pula sekumpulan anak-anak orang kaya itu berada.

    Aktivitasnya selama di klub hanya bertahan hingga ia masih duduk di kelas dua sekolah menengah, tepat ketika ayahnya sukses besar dengan bisnis kantornya. Selain itu, ia juga mulai fokus belajar untuk mendongkrak nilai akademiknya yang makin lama makin menurun. Seiring berjalannya waktu, Café kecil milik keluarganya mulai berkembang serta ekonomi keluarganya sedikit demi sedikit mulai naik menjadi lebih baik. Di tahun terakhir sekolahnya, Sumin mendapat rekomendasi untuk melanjutkan sekolah di Paperworld Academy karena prestasi olahraganya yang kian meningkat.

    JURUSAN YANG DIPILIH: Multimedia (ceritanya salah isi jurusan ya, ssaem)
    KISAH CINTA: Belum pernah pacaran. Sama sekali. Pernah dekat dengan beberapa laki-laki, tapi hubungannya tidak pernah ada yang lebih dari teman.
    LINK VISUALISASI: http://i.imgur.com/­ d8BAVDp.jpg

    1. Selamat, Ji Sumin! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldadrp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Seo Jiseob) untuk menunggu proses tahap dua.

  2. NAMA: Yoon Shi Yoon

    TTL: Seoul, 10 Spring

    HOBI:
    – Bermain game
    – Memotret apa saja yang dianggapnya antimainstream
    – Mendengarkan music
    – Membuat sketch
    – Olahraga
    – Bermain gitar
    – Traveling

    LIKE:
    – Games
    – Kamera
    – Sesuatu yang antimainstream
    – Anime
    – Minuman beralkohol
    – Ayam
    – Alunan musik
    – Menyukai alam, seperti laut atau langit di malam hari

    DISLIKE:
    – Orang yang menghina sebuah karya
    – Dianggap remeh
    – Ditolak
    – Wajah murung

    KEBIASAAN:
    – Membawa kamera ketika berjalan-jalan dengan maksud untuk memotret hal-hal unik yang ditemuinya.
    – Jika moodnya sedang down, ia akan menggambar apa saja yg dilihatnya karena menurutnya seni itu mampu memberikan ketenangan lahir batin
    – Membawa tas yang isinya, sketcbook, alat menggambar, kamera, dan gadget
    – Menatap langit ketika sedang memikirkan suatu masalah untuk menemukan jalan keluarnya
    – Menebar senyuman pada siapapun yang ditemuinya

    KARAKTERISTIK:
    – Mudah bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan baru karena sifatnya yang easy going
    – Sering melakukan perbuatan konyol ketika merasa bosan
    – Setia kawan namun terkadang tanpa sadar sering menghina temannya tanpa bermaksud untuk menjatuhkan
    – Selalu berusaha terlihat baik-baik saja walaupun hatinya sedang galau ataupun tengah mendapatkan masalah
    – Seringkali berbicara blak-blakan dan terkadang jahil

    LATAR BELAKANG:
    Seorang anak yang bermarga Yoon ini terlahir dalam sebuah keluarga yang damai, tentram, dan sejahtera membuat Yoon Shi Yoon kecil terlihat sebagai anak yang paling bahagia sedunia. Namun itu hanya awalnya saja. Tidak lama kemudian keluarga kecil ini pun terpisah karena keegoisan keluarga besar dari ayahnya.
    Memiliki seorang ayah yang berasal dari keluarga pengusaha di kota Busan yang kaya raya tidak membuatnya bahagia malah hal itu yang merenggut kebahagiannya. Ayahnya yang merupakan pewaris seluruh kekayaan keluarganya dan dituntut untuk meneruskan perusahaan keluarga. Namun ketika sang ayah jatuh cinta kepada seorang gadis biasa yang berasal dari keluarga yang sederhana membuatnya membuang semua apa yang dihibahkan oleh keluarganya. Hubungan mereka tidak direstui oleh keluarga sang ayah karena sang ibu yang dipandang tidak sederajat dengan keluarga mereka. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuang semuanya dan memulai dari awal bersama-sama.
    Sepasang suami istri ini memutuskan untuk pindah ke seoul. Mereka dikaruniai 2 orang anak yaitu Yoon Shi Won dan Yoon Shi Yoon. Mereka hidup dengan damai dan sederhana. Suatu hari ketika keluarga kecil mereka tengah berjalan-jalan di taman bermain sang ibu bersama Shi Yoon bertemu dengan neneknya. Disana Shi Yoon yg masih berumur 8 tahun beserta ibunya mendapat caci maki dari sang nenek. Shi Yoon kecil hanya bias terdiam tidak mengerti apa yang telah terjadi dan tanpa disadarinya hal ini menjadi kenangan pahit baginya. Akhirnya karena tidak tahan dengan caci maki dan tekanan dari keluarga sang ayah, sang ibu pun meminta untuk berpisah. Dan akhirnya merekapun berpisah. Shi Yoon dibawa oleh sang ibu sementara kakaknya, Shi Won tinggal bersama sang ayah.
    Berpisah dengan sang kakak dan ayahnya membuat Shi Yoon cukup terpukul diusianya yang masih kecil itu. Namun melihat ibunya yang jauh lebih terpukul dibandingkan dirinya membuat ia bertekad untuk menjadi anak yang kuat yang dapat menebarkan senyuman bahagia kepada semua orang.
    Shi Yoon memiliki seorang sahabat yang bernama Song Eun Kyung. Dia adalah sahabat sekaligus adik bagi Shi Yoon. Dialah wanita yang membuat Shi Yoon kuat dan bertekad untuk melindunginya apapun yang terjadi. Ketika Ibu Shi Yoon menikah lagi Shi Yoon hanya bisa tersenyum seolah ikut bahagia namun sebenarnya dalam hati ia ingin ayah dan ibunya berkumpul bersama lagi. Namun itu hanyalah impiannya belaka.
    Akhirnya karena Shi Yoon merasa hanya menjadi pengganggu antara ibunya dan suami baruya, ia pun memilih untuk bersekolah di Papeworld Academy karena disana menyediakan asrama sehingga ia tidak perlu untuk sering-sering berada di rumah. Dan tentu saja ia mengetahui sekolah ini dari info yang diberikan oleh Eun Kyung, sahabatnya. Walaupun berat rasanya meninggalkan Ibu beserta Eun Kyung namun ia harus melakukannya. Daaaaan disinilah ia sekarang, Paperworld Academy. Cerita apa yang akan ia temui disini?

    JURUSAN YANG DIPILIH: Showbiz

    KISAH CINTA:
    Memiliki cinta pertama yang dipendamnya sejak kecil hingga saat ini, namun ia tidak berani mengungkapkannya karena ia mengetahui bahwa gadis cinta pertamanya itu menyukai kakaknya.

    LINK VISUALISASI:
    http://www.soompi.com/wp-content/uploads/2014/05/yoon-shi-yoon-3.jpg

    1. Selamat, Yoon Shi Yoon! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldadrp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Seo Jiseob) untuk menunggu proses tahap dua.

  3. NAMA: Ryu Sujeong

    TTL: Tokyo, 13 Spring (Setahun lebih muda dari angkatannya)

    HOBI:
    – Merangkai Bunga
    – Baca komik
    – Memasak
    – Mengoleksi boneka
    – Olahraga
    – Bermain piano
    – Nonton anime

    LIKE:
    – Jepang
    – Bunga
    – Hujan
    – Anime
    – Kucing, anjing, kelinci
    – Tomat
    – Makanan pedas

    DISLIKE:
    – laba-laba
    – Stroberi

    KEBIASAAN:
    – Tidak bisa memulai suatu obrolan
    – Mencium aroma tanah yang keluar saat hujan
    – Gampang sekali menerima permintaan maaf orang, walaupun orang tersebut sudah melakukan hal yang buruk padanya.
    – Tidak pernah membawa payung walaupun sudah tahu akan ada hujan
    – Suka lupa dimana meletakkan gadgetnya

    KARAKTERISTIK:
    – Tidak mudah bergaul dengan oranglain karena sikap pendiammya.
    – Murah senyum dan baik hati
    – Tidak bisa mendendam ataupun membenci orang lain.
    – Termasuk anak yang menerima apa adanya
    – Ceroboh

    LATAR BELAKANG:
    tunggal dari pasangan Ryu Jisuk dan Kim Hana. Ayahnya merupakan seorang arsitektur terkenal sedangkan sang Ibu adalah wanita cantik keturunan jepang-korea yang berprofesi sebagai penjual bunga. Kehidupan keluarga kecil ini sangat sederhana, jauh dari kata mewah.

    Sejak lahir Sujeong tinggal di Jepang. Namun ketika sang ibu dipanggil sang mahakuasa ia dan sang ayah memutuskan untuk tinggal di Negara kelahiran sang ayah. Saat itu usia Sujeong menginjak usia delapan tahun. Bertahun-tahun ditinggal sang Ibu, membuat ia terkadang merindukan sosok Ibu. Karena kerinduannya dan kecintaannya pada sang ibulah yang membuatnya meminta pada sang ayah untuk membangun sebuah toko kecil dipusat kota sebagai tempat ia melanjutkan usaha sang Ibu. Sejak kecil menghabiskan waktu di toko bunga milik sang ibu membuat dirinya sangat mencintai berbagai jenis bunga. Bakatnya dalam merangkai bunga, memilih mana bunga yang bagus, merawat bunga, dan tau makna dari beberapa bunga juga ia dapatkan dari mendiang sang Ibu. Maka dari itulah ia berani membuka usaha pejualan bunga, meneruskan usaha mendiang Ibunya.

    Beberapa tahun kemudian sang ayah datang untuk mengenalkannya pada seorang wanita cantik dan seorang anak laki-laki yang usianya kira-kira tak jauh beda dengan dirinya. Ayahnya bilang bahwa mereka adalah calon ibu dan calon kakaknya. Saat itu ayahnya terlihat sangat bahagia membuat Sujeong ikutan bahagia. Gadis manis itu tak menolak kehadiran kedua orang itu. Ia menerimanya dengan tangan terbuka.

    Setahun menjalani hidup bersama keluarga barunya membuat rasa rindunya akan kehadiran sosok seorang ibu terbayar. Ibu tirinya sangat baik, tak jarang wanita itu membantunya di toko bunga jika ia tengah sekolah. Wanita itu selalu mengurus keperluannya dan sang ayah dengan baik. Bahkan Ibu tirinya itu tak keberatan jika foto keluarganya yang dulu bersama sang ibu masih terpajang didinding ruang tamu berdampingan dengan foto keluarga barunya. Begitupula hubungannya dengan kakak tirinya.

    Sujeong memutuskan untuk bersekolah di Paperworld Academy, sebuah sekolah kejuruan yang memiliki asrama. Alasannya karena Sujeong sangat menyukai olahraga, dan paperworld academy menawarkan jurusan sesuai keinginannya. Tadinya sebenarnya Sujeong merasa berat untuk memilih sekolah berasrama karena dengan begitu waktunya untuk menjaga toko bunganya semakin sedikit. Namun Ibu tirinya menawarkan diri untuk menjaga toko bunga tersebut selama Sujeong tidak ada. Lagipula kakak tirinya juga memutuskan untuk bersekolah ditempat yang sama. Setidaknya dengan bersekolah ditempat yang sama membuat kedua orangtuanya dapat memantau keduanya dengan baik.

    JURUSAN YANG DIPILIH: ATLETIK

    KISAH CINTA:
    Menurut Sujeong ia sudah terkena cinta pada pandangan pertama. Sujeong sebenarnya sampai sekarang tidak pernah tahu siapa nama pria tersebut. Ia hanya sering melihat pria itu selalu mengunjungi cafe yang berada tepat di depan toko bunganya.

    Link Visualisasi:
    http://vignette4.wikia.nocookie.net/drama/images/2/28/IEoB70z30S4lj.jpg/revision/latest?cb=20150106183826&path-prefix=es

    1. Maaf, kuota untuk kelahiran luar Korea Selatan sudah habis. Silakan mengganti tempat lahir dan Latar Belakang. Terima kasih

    2. TTL: Seoul, 13 Spring (Setahun lebih muda dari angkatannya)

      LIKE: Boneka Lotso

      Kebiasaan: – Selalu membawa permen dan coklat dalam jumlah banyak dalam tasnya.
      – Memberi permen ataupun coklat pada semua orang yang baru dikenalinya

      Latar Belakang:
      Tunggal dari pasangan Ryu Jisuk dan Kim Hana. Ayahnya merupakan seorang arsitektur terkenal sedangkan sang Ibu adalah wanita cantik keturunan jepang-korea yang berprofesi sebagai penjual bunga dan juga guru seni merangkai bunga. Kehidupan keluarga kecil ini sangat sederhana, jauh dari kata mewah. Keluarga kecil tersebut memang dari kalangan yang cukup berada mengingat seberapa besar gaji sang ayah sebagai arsitektur yang namanya sudah sangat tersohor. Namun mereka lebih memilih tinggal di rumah sederhana hasil rancangan sang ayah saat masih merintis karir sebagai arsitek. Tapi tak jarang keluarga kecil ini menghabiskan waktunya disebuah toko bunga (milik Ibu Sujeong) kenamaan yang berada dipusat gangnam.

      Usia Sujeong saat itu genap sepuuh tahun ketika sang Ibu dipanggil Yang Maha Kuasa. Pun sejak saat itu yang namanya cinta kasih dari seorang ibu tak pernah ia dapatkan. Setelah kepergian sang Ibu ia memutuskan untuk melanjutkan usaha sang Ibu yang telah lama terhenti. Ia yang sedari kecil sedikit-banyak tahu dan paham bagaimana merawat bunga yang baik, bagaimana mengurus toko bunga milik sang ibu, hingga mengerti bagaimana cara merangkai bunga dengan berani mengambil keputusan untuk melanjutkan usaha sang Ibu. Namun hal itu justru memperparah rasa rindunya akan sang Ibu. Tak jarang Sujeong bertanya pada Ayahnya kapan beliau akan menikah lagi. Bukanya sudah tak mencintai sang Ibu, bukannya ingin mengganti posisi sang Ibu, hanya saja bagi Sujeong sekarang adalah melihat kebahagiaan sang Ayah yang pasti sangat membutuhkan seorang wanita disampingnya.

      Beberapa tahun kemudian sang ayah datang untuk mengenalkannya pada seorang wanita cantik dan seorang anak laki-laki yang usianya kira-kira tak jauh beda dengan dirinya. Ayahnya bilang bahwa mereka adalah calon ibu dan calon kakaknya. Saat itu ayahnya terlihat sangat bahagia membuat Sujeong ikutan bahagia. Gadis manis itu tak menolak kehadiran kedua orang itu. Ia menerimanya dengan tangan terbuka.

      Setahun menjalani hidup bersama keluarga barunya membuat rasa rindunya akan kehadiran sosok seorang ibu terbayar. Ibu tirinya sangat baik, tak jarang wanita itu membantunya di toko bunga jika ia tengah sekolah. Wanita itu selalu mengurus keperluannya dan sang ayah dengan baik. Bahkan Ibu tirinya itu tak keberatan jika foto keluarganya yang dulu bersama sang ibu masih terpajang didinding ruang tamu berdampingan dengan foto keluarga barunya. Begitupula hubungannya dengan kakak tirinya. Diam-diam Sujeong sangat mengagumi sosok kakak tirinya.

      Saat Ayahnya bertanya ia akan memilih melanjutkan kesekolah dimana, Sujeong menjawab dengan mantab ia ingin bersekolah di Paperworld Academy. Hal ini ia lakukan karena jujur saja Sujeong bukanlah anak yang pandai namun sangat jago dalam olahraga maupun beladiri. Gadis yang dikenal dikalangan teman-temannya sebagai gadis polos dan terlihat lemah justru menguasai beberapa macam olahraga beladiri, seperti Juudo dan kick-boxing, lalu karena kakak tirinya juga memilih untuk bersekolah disini. Dan ia juga tak perlu khawatir akan masalah siapa yang akan menjaga toko bunganya karena sang Ibu tiri dengan suka rela membantunya menjaga toko bunga tersebut.

    3. Silahkan tuliskan kembali form anda yang telah direvisi secara lengkap, agar memudahkan penilaian. Terima kasih.

    4. NAMA: Ryu Sujeong

      TTL: Seoul, 13 Spring (Setahun lebih muda dari angkatannya)

      HOBI:
      – Merangkai dan merawat bunga
      – Baca komik dan novel
      – Memasak
      – Mengoleksi boneka terutama boneka Lotso
      – Olahraga
      – Bermain piano
      – Nonton anime

      LIKE:
      – Jepang
      – Bunga
      – Hujan
      – Anime
      – Kucing, anjing, kelinci
      – Tomat
      – Makanan pedas

      DISLIKE:
      – laba-laba
      – Stroberi

      KEBIASAAN:
      – Tidak bisa memulai suatu obrolan
      – Mencium aroma tanah yang keluar saat hujan
      – Gampang sekali menerima permintaan maaf orang, walaupun orang tersebut sudah melakukan hal yang buruk padanya.
      – Tidak pernah membawa payung walaupun sudah tahu akan ada hujan
      – Suka lupa dimana meletakkan gadgetnya
      – Selalu membawa permen dan coklat dalam jumlah banyak dalam tasnya.
      – Memberi permen ataupun coklat pada semua orang yang baru dikenalinya

      KARAKTERISTIK:
      – Tidak mudah bergaul dengan orang lain karena sikap pendiammya.
      – Murah senyum dan baik hati
      – Tidak bisa mendendam ataupun membenci orang lain.
      – Termasuk anak yang menerima apa adanya
      – Ceroboh
      – Selalu membawa permen dan coklat dalam jumlah banyak dalam tasnya.
      – Memberi permen ataupun coklat pada semua orang yang baru dikenalinya

      Latar Belakang:
      Tunggal dari pasangan Ryu Jisuk dan Kim Hana. Ayahnya merupakan seorang arsitektur terkenal sedangkan sang Ibu adalah wanita cantik keturunan jepang-korea yang berprofesi sebagai penjual bunga dan juga guru seni merangkai bunga. Kehidupan keluarga kecil ini sangat sederhana, jauh dari kata mewah. Keluarga kecil tersebut memang dari kalangan yang cukup berada mengingat seberapa besar gaji sang ayah sebagai arsitektur yang namanya sudah sangat tersohor. Namun mereka lebih memilih tinggal di rumah sederhana hasil rancangan sang ayah saat masih merintis karir sebagai arsitek. Tapi tak jarang keluarga kecil ini menghabiskan waktunya disebuah toko bunga (milik Ibu Sujeong) kenamaan yang berada dipusat gangnam.

      Usia Sujeong saat itu genap sepuuh tahun ketika sang Ibu dipanggil Yang Maha Kuasa. Pun sejak saat itu yang namanya cinta kasih dari seorang ibu tak pernah ia dapatkan. Setelah kepergian sang Ibu ia memutuskan untuk melanjutkan usaha sang Ibu yang telah lama terhenti. Ia yang sedari kecil sedikit-banyak tahu dan paham bagaimana merawat bunga yang baik, bagaimana mengurus toko bunga milik sang ibu, hingga mengerti bagaimana cara merangkai bunga dengan berani mengambil keputusan untuk melanjutkan usaha sang Ibu. Namun hal itu justru memperparah rasa rindunya akan sang Ibu. Tak jarang Sujeong bertanya pada Ayahnya kapan beliau akan menikah lagi. Bukanya sudah tak mencintai sang Ibu, bukannya ingin mengganti posisi sang Ibu, hanya saja bagi Sujeong sekarang adalah melihat kebahagiaan sang Ayah yang pasti sangat membutuhkan seorang wanita disampingnya.

      Beberapa tahun kemudian sang ayah datang untuk mengenalkannya pada seorang wanita cantik dan seorang anak laki-laki yang usianya kira-kira tak jauh beda dengan dirinya. Ayahnya bilang bahwa mereka adalah calon ibu dan calon kakaknya. Saat itu ayahnya terlihat sangat bahagia membuat Sujeong ikutan bahagia. Gadis manis itu tak menolak kehadiran kedua orang itu. Ia menerimanya dengan tangan terbuka.

      Setahun menjalani hidup bersama keluarga barunya membuat rasa rindunya akan kehadiran sosok seorang ibu terbayar. Ibu tirinya sangat baik, tak jarang wanita itu membantunya di toko bunga jika ia tengah sekolah. Wanita itu selalu mengurus keperluannya dan sang ayah dengan baik. Bahkan Ibu tirinya itu tak keberatan jika foto keluarganya yang dulu bersama sang ibu masih terpajang didinding ruang tamu berdampingan dengan foto keluarga barunya. Begitupula hubungannya dengan kakak tirinya. Diam-diam Sujeong sangat mengagumi sosok kakak tirinya.

      Saat Ayahnya bertanya ia akan memilih melanjutkan kesekolah dimana, Sujeong menjawab dengan mantab ia ingin bersekolah di Paperworld Academy. Hal ini ia lakukan karena jujur saja Sujeong bukanlah anak yang pandai namun sangat jago dalam olahraga maupun beladiri. Gadis yang dikenal dikalangan teman-temannya sebagai gadis polos dan terlihat lemah justru menguasai beberapa macam olahraga beladiri, seperti Juudo dan kick-boxing, lalu karena kakak tirinya juga memilih untuk bersekolah disini. Dan ia juga tak perlu khawatir akan masalah siapa yang akan menjaga toko bunganya karena sang Ibu tiri dengan suka rela membantunya menjaga toko bunga tersebut.

      Jurusan Yang Dipilih: Atletik

      Link Visualisasi:

      http://vignette4.wikia.nocookie.net/drama/images/2/28/IEoB70z30S4lj.jpg/revision/latest?cb=20150106183826&path-prefix=es

  4. Name : Kim Dong Wook

    DOB : Seoul, 13 Winter

    Hobby :
    – Singing
    – Makan
    – Bermain game
    – Nonton film kartun
    – Mengoleksi snap back

    Like :
    – Coffee
    – Ice cream
    – Gadis imut
    – Eomma
    – Hot tea

    Dislike :
    – Appa
    – Hitam
    – Menangis
    – Gadis pendiam
    – Senin
    – menunggu

    Kebiasaan :
    – Memakai snap back
    – Memakai jaket ber-hoodie
    – Makan permen karet saat sedang bosan
    – Memasukan tangan kesaku jaket
    – Pegang rambut

    Karakter :
    – Sulit mempercayai seseorang
    – Si pendiam, yang terkadang hiperaktif dengan orang terdekat
    – Menutup diri, kecuali dengan orang terdekat
    – Murah senyum bila dengan orang terdekat
    – Tidak bias memulai suatu obrolan
    Latarbelakang :
    Seorang anak bernama Kim Dong Wook, tak ada yang special darinya. Kasih sayang? Orang tua? Ia tak pernah merasakannya, menganggap orang tuanya adapun ia enggan untuk membayangkannya. Berdiam diri dirumah atau berolah raga bersama dengan pembantu dan pengwal appa nya, telah menjadi kebiasaannya. Itu berawal saat ia berumur 9 tahun.

    Pada waktu itu ia sangat bahagia, tak sedikit pun air mata yang ia teteskan. Ia ber-janji pada eommanya sesuatu yang sampai saat ini tak pernah dong wook ingkari. ‘ tidak akan menangis ‘. Saat sesuatu yang meyedihkan menimpa dong wook, dong wook tidak menangis tapi ia hanya sulit menerima itu.

    Semua kenangan masa kecilnya yang bahagia ia lupakan saat setiap harinya ia mendengar bentakan demi bentakan, tak jarang ia melihat eomma di tampar oleh appa. Menyedihkan memang. Pada waktu itu eomma melihat appa sedang bermesraan dengan seketarisnya di kantor, appa awalnya tak mau mengaku danterus mencari alasan, dan pada akhirnya appa terus terang pada eomma bahwa ia bosan dengan eomma yang sakit – sakitan.

    Dong Wook tak tahu harus bagaimana, hanya bias menemani eommanya yang terus tertidur di kasur.Tak mau makan atau pun berbicara. Matanya bengkak dan wajahnyapucat, dong wook sangat sedih melihat itu setiap harinya.

    Pada waktu hari senin dong wook baru saja pulang sekolah, ia hendak melihat keadaan eommanya tapi saat ia hendak memasuki kamar eomma nya pintu kamarnya terkunci. Dong wook sangat panic pada saat itu, ia meminta salah satu pengawal mendobrak pintu kamar eommanya. Begitu terkejutnya saat dong wook melihat keadaan eommanya. Darah yang sudah beberceceran, melihat keadaan eommanya yang sangat mengenaskani tu benar – benar sangat menyakitkan bagi dong wook. Eommanya bunuh diri dengan memotong urat nadinya, dong wook benar – benar menyesal meninggalkan eommanya pada waktu itu. Dong wook juga menyalahkan appanya sebab eomma menjadi seperti itu karena lelaki biadab itu. Sampai saat ini dong wook sangat benci dengan appanya.

    Kisah cinta : belum pernah berpacaran karena masih selalu terbayang sosok eommanya, tapi sedang berusaha mencari sosok gadis yang bias menerimanya apa adanya.

    Major selected : atletik

    Link Visualisasi : http://kpopselca.com/selca/10682_kim-dong-wook.jpg

    1. Selamat, Kim Dong Wook! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldadrp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Seo Jiseob) untuk menunggu proses tahap dua.

  5. NAMA: Ahn Solbin

    TTL: Seoul, 09 Autumn

    HOBI:
    – Modeling
    – Tenis
    – Shopping

    LIKE:
    – Miniatur gitar
    – Dark chocolate
    – Film horror
    – Kucing

    DISLIKE:
    – Brokoli
    – Kacang-kacangan (karena alergi)

    KEBIASAAN:
    – Tangan mudah berkeringat saat sedang gugup
    – Menutup wajah dan mengintip dari sela-sela jari saat menonton film horror
    – Selalu membawa tissue dan make-up
    – Sering lupa menaruh ponselnya dimana
    – Mengumpat saat kesal

    KARAKTERISTIK:
    – Angkuh
    – Penakut (pada hal-hal ghaib meskipun senang menonton film horror)
    – Penuntut
    – Moody
    – Manja (pada orang terdekat)

    LATAR BELAKANG:
    Ahn Solbin, putri tunggal dari pasangan Ahn Dae Sook dan Park Soo Young yang merupakan salah satu keluarga terkaya di Korea Selatan. Ayahnya salah satu pemilik saham terbesar di perusahaan Internasional sedangkan ibunya pemilik saham di salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang fashion.

    Saat Solbin menginjak umur satu tahun, ia dikirim oleh orang tuanya ke Dubai untuk tinggal di sana. Alasan pertama, agar tidak ada yang tahu bahwa Ayahnya menikah secara diam-diam dengan istri orang. Alasan kedua karena Ayahnya tidak ingin Solbin tahu bahwa ibunya mempunyai suami lain. Seiring dengan berjalannya waktu tetap saja Solbin mengetahui tentang semua kebenaran ketika mendengar pembicaraan Ayah dan Ibunya yang mengunjunginya saat kelas dua SMP. Sejak saat itulah sikap Solbin sedikit berubah. Meskipun ia tahu apa yang sebenarnya terjadi, ia lebih memilih untuk merahasiakannya dari kedua orang tuanya kecuali Kim Ahjussi—teman terdekat Ayahnya yang tinggal bersama Solbin di Dubai dan mengurusnya hingga sekarang. Tak lama dari kejadian itu, Solbin mengenal kedua kakak tirinya—Lee bersaudara—melalui skype dan yang pasti tanpa sepengetahuan orang tuanya.

    Selama tinggal di Dubai, Solbin tinggal bersama Kim Ahjussi dan beberapa pelayan (sekitar 5 – 7 orang). Ia jarang sekali bepergian keluar rumah dan memilih untuk menghabiskan waktunya di kamar sambil bermain gadget. Tetapi, semenjak dirinya mengenal salah seorang warga Korea yang juga tinggal di Dubai dan seumuran dengannya dari media sosial, ia jadi jarang berada di rumah dan lebih memilih bermain tenis bersama temannya tersebut ketimbang mendengarkan ocehan gurunya di kelas. Temannya jugalah yang mengenalkannya pada dunia modeling. Bahkan Solbin sudah menjadi model di beberapa majalah terkenal di Dubai.

    Mengetahui sikap Solbin yang buruk membuat Ayahnya menyesal mengirim Solbin ke Dubai dan memanjakannya karena ia sendiri tidak bisa menolak keinginan Solbin sehingga Solbin hidup sangat royal. Akhirnya Ayahnya memutuskan untuk membawa Solbin kembali ke Korea dan tinggal di sekolah asrama—Paperworld Academy— dengan harapan agar Solbin bisa memperbaiki sikapnya.

    JURUSAN YG DIPILIH: Showbiz

    KISAH CINTA: Saat ini Solbin sedang menyukai kakak tirinya dan belum ada namja yang mampu mengalihkan perhatiannya dari sang kakak.

    LINK VISUALISASI: https://40.media.tumblr.com/60da254ffd76fca2045c773a5c55ed0f/tumblr_nb2j0nPitZ1rb69gro1_500.jpg

    1. Selamat, Ahn Solbin! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldadrp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Seo Jiseob) untuk menunggu proses tahap dua.

  6. NAMA : Joy (Park Sooyoung)
    TTL : Seoul, 2 Winter
    HOBI : Menulis, Bernyanyi, Membaca
    LIKE : Music, Kucing, Sesuatu yang unik dan lucu
    DISLIKE : Hewan serangga, Ketidakteraturan, Orang yang sombong, Dicuekin
    KEBIASAAN : Membaca sambil tiduran, Mengusilin orang ketika sedang bosan, Nonton Drama sebelum tidur, Salah tingkah ketika berbohong
    KARAKTERISTIK : Mudah menangis, Penyayang, Murah Senyum, Jujur dan polos, Mudah tersinggung, Pelupa

    LATAR BELAKANG :
    Hai, aku Park Sooyoung. Orang-orang terdekatku biasa memanggilku Joy. Aku lahir di Seoul 2 Winter. Ayahku bernama Park Dong Hoon. Ayahku adalah seorang Manager di salah satu perusahaan besar di Seoul. Ibuku meninggal saat aku berumur 4 tahun. Setelah ibuku meninggal, ayahku menitipkan adikku pada nenekku di Amerika. Sementara aku sendiri tinggal bersama ayah. Belum lama setelah itu, ayahku menikah lagi dengan seorang wanita yang diusulkan oleh nenekku dan kini telah menjadi ibu tiriku. Dia Bernama Jung Min Ah. Jadi sekarang ini aku memiliki 1 saudara kandung dan 2 lainnya dari ibu tiriku. Aku anak pertama dari 4 bersaudara. Sebelum menikah, aku sempat dipertemukan dengannya. Dia begitu baik dan Sangat manis padaku. Aku menyukainya dan akhirnya menerimanya menjadi ibu tiriku. Namun seiring waktu berlalu, kelakuannya berubah. Dia menjadi begitu jahat dan kasar. Apalagi setelah dia memiliki anak, dia dan anaknya selalu menindasku, menyalahkanku, mengasariku dan memojokkanku bahkan di depan ayahku sekalipun. Aku mengadu pada ayahku namun ayahku tak bisa berbuat banyak. Dia terlampau mencintai wanita itu hingga tak sanggup untuk melawannya. Aku tak sanggup hidup dengan ketidakadilan yang aku terima hingga akhirnya aku memutuskan untuk melarikan diri dari rumah. Aku meninggalkan sepucuk surat untuk ayahku yang isinya aku akan hidup mandiri juga agar dia tidak mengkhawatirkan aku dan mencariku.
    Aku membawa semua pakaian dan uang tabungan yang aku punya. Selain Ayahku, aku sudah tak punya siapa-siapa lagi yang bisa menampungku. Aku berniat untuk pergi menyusul adikku ke Amerika, tapi ternyata uang yang aku miliki bahkan tidak cukup untuk menyewa tempat tinggal baru. Dengan uang itu, aku hanya bisa membeli makanan dan minuman untuk beberapa hari. Di satu sisi aku menyesal telah meninggalkan ayahku, tetapi di sisi lain aku juga sudah tidak sanggup hidup lebih lama lagi dengan penderitaan yang ada. Meskipun aku sudah berkata kepada ayahku untuk tidak khawatir dan mencariku melalui surat yang aku tinggalkan, aku tahu dia akan tetap melakukannya.Tetapi aku tidak peduli. Aku terus berjalan sambil melamun tanpa arah dan tujuan yang jelas. Hingga Sebuah mobil yang melaju sedikit kencang menabrakku dan akupun tak sadarkan diri. Ketika sadar aku sudah berada di ruangan yang bernuansa putih dan kulihat banyak orang lalu lalang. Aku yakin saat ini aku sedang berada di rumah sakit. Tiba-tiba seorang wanita berparas cantik berumur 40an menghampiriku. Ia meminta maaf telah menabrakku dan menanyakkan alamat dan nomor keluargaku untuk dihubungi. Namun, aku menolaknya dan berkata tidak apa-apa. Lukaku juga tidak terlalu parah, hanya memar dan lecet di kaki kanan dan kepalaku. Saat hendak pergi, dia melarangku dan terus menanyakan nomor keluargaku yang bisa dia hubungi, akhirnya mau tak mau aku pun menceritakan keadaanku padanya. Mulai dari keadaan keluargaku hingga bagaimana bisa aku seperti ini. Dia pun menawarkan diri untuk merawatku. Tetapi aku menolaknya halus dengan alasan tak ingin merepotkannya. Dia berkata tak sedikitpun merasa direpotkan. Malahan dia merasa senang jika ada seseorang yang menemaninya. Karena ketulusan yang terpancar di raut wajahnya akhirnya akupun ikut ke rumahnya dan tinggal bersamanya. Ternyata dia adalah pemilik salah satu pusat perbelanjaan besar di Seoul. Dia hidup sendirian di rumah semegah dan seluas ini setelah Suami dan anak perempuannya meninggal dalam kecelakaan beberapa tahun lalu. Dia berkata jika masih hidup mungkin anaknya pasti sudah seumuranku. Dia merawat dan menyayangiku sama seperti anaknya sendiri. Dia banyak menceritakan tentang anaknya yang sangat ingin menjadi atlit. Tetapi cita-cita anaknya tidak dapat terwujud karena kecelakaan itu. Setelah mendengarnya, aku menjadi berfikir tentang hidupku selama ini. Aku bahkan tidak pernah berfikir ingin menjadi apa aku nanti. Aku pun mulai menyadari betapa selama ini aku terlalu lemah. Bahkan untuk menghadapi ibu tiriku pun aku tak mampu. Akhirnya setelah lama berfikir tentang apa yang telah terjadi di hidupku, aku memutuskan ingin menjadi seorang atlit. Aku sangat ingin mengenal dan mempelajari berbagai jenis cabang olahraga khususnya di bidang olahraga bela diri. Selain agar berguna sebagai pertahanan untuk diri sendiri, aku juga ingin ilmu ini bisa aku gunakan untuk melindungi orang-orang yang lemah dan tertindas sepertiku. Untuk itulah aku ingin masuk ke Paperworld Academy.

    KISAH CINTA :
    pernah diam-diam menyukai kakak kelas saat di JHS namun tak bisa mengungkapkannya.

  7. [[Maaf Geem Yang pertama tadi salah]]
    NAMA: Hwang Eun Bi
    TTL: Seoul,3 Summer
    HOBI:
    – Dance
    – Exercise
    – Singing
    LIKE:
    – Variety show
    – Chocolate
    – Ramen
    DISLIKE:
    – Wet tissue
    – Pumpkin
    KEBIASAAN:
    – Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan olahraga
    – selalu dance setiap musik menyala
    KARAKTERISTIK:
    Banyak yang mengira berwajah mirip seperti jessica Girls generation,energik,jika ada sesuatu yang diinginkan berusaha keras untuk mendapatkannya,pantang menyerah
    LATAR BELAKANG:
    Lahir di Seoul tahun 1998 bermarga Hwang mempunyai keluarga yang bahagia ,anak ke tiga dari tiga saudara,ayah ku bernama hwang donghoon dia seorang CEO di perusahaan ternama dan ibu hwang eun hye hanya seorang ibu rumah tangga dan ia memiliki hati seperti malaikat dan kedua saudara ku mereka namja semua hwang joon dan hwang soeun mereka sudah memasuki perguruan tinggi dan tinggal aku seorang yang masih berjuang untuk perguruan tinggi impianku.namun mereka selalu menyemangati dan disisi lain selalu mengusili hanya karena aku sang bungsu, memang ayahku seorang ceo namun aku tidak pernah peduli jabatan yang ia miliki .ayah tetap ayah yang menjadi pimpinan keluarga dalam susah senang dan bahagia

    dimasa masa saat smp aku bisa dibilang termasuk pendiam karena sulit dalam beradaptasi dengan yang baru apalagi aku punya wajah yang dingin bisa dibilang pucat,namun setelah memasuki tahun ajaran baru semangat remaja ku pun membara bisa dibilang aku cukup sering memboloskan diri dan kabur dan pergi biasanya aku dan teman teman ku pergi ke lotteworld atau pergi ke taman.walaupun aku selalu bertingkah buruk aku tidak bissa membiarkan nilai nilaiku buruk juga. aku ingin saat orang tua ku mengambil hasil prestasi akan melebarkan senyumnya untuk putri nya yang silly ini.

    Setelah graduation akhirnya ayah telah mengetahui kelakuan kelakuan buruk ku dan selama ini aku telah dimata matai dari berangkat hingga pulang kerumah ,tentu saja ayah sangat marah terlihat jelas dari wajahnya,dan sekarang ini dia yang sudah menentukan sekolah meningkat atas untukku, ya ayah mencoba mendaftarkan ku di Paperworld Academy ia ingin aku bisa belajar lebih mandiri dan menghilangkan tingkah kekanak – kanakan ku semoga aku bisa berubah di academy ini

    JURUSAN YANG DIPILIH: Multimedia
    KISAH CINTA: Tidak asing lagi, lebih memilih seorang pria gemar sports dan perhatian

    LINK VISUALISASI:

    http://misskpop.weebly.com/uploads/1/2/1/6/12167949/536255110.jpg?309

    1. Selamat, Hwang Eun Bi! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldadrp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Seo Jiseob) untuk menunggu proses tahap dua.

  8. NAMA: Ryu Sujeong

    TTL: Seoul, 13 Spring (Setahun lebih muda dari angkatannya)

    HOBI:
    – Merangkai dan merawat bunga
    – Baca komik dan novel
    – Memasak
    – Mengoleksi boneka terutama boneka Lotso
    – Olahraga
    – Bermain piano
    – Nonton anime

    LIKE:
    – Jepang
    – Bunga
    – Hujan
    – Anime
    – Kucing, anjing, kelinci
    – Tomat
    – Makanan pedas

    DISLIKE:
    – laba-laba
    – Stroberi

    KEBIASAAN:
    – Tidak bisa memulai suatu obrolan
    – Mencium aroma tanah yang keluar saat hujan
    – Gampang sekali menerima permintaan maaf orang, walaupun orang tersebut sudah melakukan hal yang buruk padanya.
    – Tidak pernah membawa payung walaupun sudah tahu akan ada hujan
    – Suka lupa dimana meletakkan gadgetnya
    – Selalu membawa permen dan coklat dalam jumlah banyak dalam tasnya.
    – Memberi permen ataupun coklat pada semua orang yang baru dikenalinya

    KARAKTERISTIK:
    – Tidak mudah bergaul dengan orang lain karena sikap pendiammya.
    – Murah senyum dan baik hati
    – Tidak bisa mendendam ataupun membenci orang lain.
    – Termasuk anak yang menerima apa adanya
    – Ceroboh
    – Selalu membawa permen dan coklat dalam jumlah banyak dalam tasnya.
    – Memberi permen ataupun coklat pada semua orang yang baru dikenalinya

    Latar Belakang:
    Tunggal dari pasangan Ryu Jisuk dan Kim Hana. Ayahnya merupakan seorang arsitektur terkenal sedangkan sang Ibu adalah wanita cantik keturunan jepang-korea yang berprofesi sebagai penjual bunga dan juga guru seni merangkai bunga. Kehidupan keluarga kecil ini sangat sederhana, jauh dari kata mewah. Keluarga kecil tersebut memang dari kalangan yang cukup berada mengingat seberapa besar gaji sang ayah sebagai arsitektur yang namanya sudah sangat tersohor. Namun mereka lebih memilih tinggal di rumah sederhana hasil rancangan sang ayah saat masih merintis karir sebagai arsitek. Tapi tak jarang keluarga kecil ini menghabiskan waktunya disebuah toko bunga (milik Ibu Sujeong) kenamaan yang berada dipusat gangnam.

    Usia Sujeong saat itu genap sepuuh tahun ketika sang Ibu dipanggil Yang Maha Kuasa. Pun sejak saat itu yang namanya cinta kasih dari seorang ibu tak pernah ia dapatkan. Setelah kepergian sang Ibu ia memutuskan untuk melanjutkan usaha sang Ibu yang telah lama terhenti. Ia yang sedari kecil sedikit-banyak tahu dan paham bagaimana merawat bunga yang baik, bagaimana mengurus toko bunga milik sang ibu, hingga mengerti bagaimana cara merangkai bunga dengan berani mengambil keputusan untuk melanjutkan usaha sang Ibu. Namun hal itu justru memperparah rasa rindunya akan sang Ibu. Tak jarang Sujeong bertanya pada Ayahnya kapan beliau akan menikah lagi. Bukanya sudah tak mencintai sang Ibu, bukannya ingin mengganti posisi sang Ibu, hanya saja bagi Sujeong sekarang adalah melihat kebahagiaan sang Ayah yang pasti sangat membutuhkan seorang wanita disampingnya.

    Beberapa tahun kemudian sang ayah datang untuk mengenalkannya pada seorang wanita cantik dan seorang anak laki-laki yang usianya kira-kira tak jauh beda dengan dirinya. Ayahnya bilang bahwa mereka adalah calon ibu dan calon kakaknya. Saat itu ayahnya terlihat sangat bahagia membuat Sujeong ikutan bahagia. Gadis manis itu tak menolak kehadiran kedua orang itu. Ia menerimanya dengan tangan terbuka.

    Setahun menjalani hidup bersama keluarga barunya membuat rasa rindunya akan kehadiran sosok seorang ibu terbayar. Ibu tirinya sangat baik, tak jarang wanita itu membantunya di toko bunga jika ia tengah sekolah. Wanita itu selalu mengurus keperluannya dan sang ayah dengan baik. Bahkan Ibu tirinya itu tak keberatan jika foto keluarganya yang dulu bersama sang ibu masih terpajang didinding ruang tamu berdampingan dengan foto keluarga barunya. Begitupula hubungannya dengan kakak tirinya. Diam-diam Sujeong sangat mengagumi sosok kakak tirinya.

    Saat Ayahnya bertanya ia akan memilih melanjutkan kesekolah dimana, Sujeong menjawab dengan mantab ia ingin bersekolah di Paperworld Academy. Hal ini ia lakukan karena jujur saja Sujeong bukanlah anak yang pandai namun sangat jago dalam olahraga maupun beladiri. Gadis yang dikenal dikalangan teman-temannya sebagai gadis polos dan terlihat lemah justru menguasai beberapa macam olahraga beladiri, seperti Juudo dan kick-boxing, lalu karena kakak tirinya juga memilih untuk bersekolah disini. Dan ia juga tak perlu khawatir akan masalah siapa yang akan menjaga toko bunganya karena sang Ibu tiri dengan suka rela membantunya menjaga toko bunga tersebut.

    KISAH CINTA:
    Menurut Sujeong ia sudah terkena cinta pada pandangan pertama. Sujeong sebenarnya sampai sekarang tidak pernah tahu siapa nama pria tersebut. Ia hanya sering melihat pria itu selalu mengunjungi cafe yang berada tepat di depan toko bunganya.

    Jurusan Yang Dipilih: Atletik

    Link Visualisasi:

    http://vignette4.wikia.nocookie.net/drama/images/2/28/IEoB70z30S4lj.jpg/revision/latest?cb=20150106183826&path-prefix=es

    1. Selamat, Ryu Sujeong! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldadrp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Academy & Dorm Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Seo Jiseob) untuk menunggu proses tahap dua.

  9. NAMA: Jung Yerin
    TTL: Seoul, 01 Autumn
    HOBI:
    – Bergaya
    – Melamun
    LIKE:
    – Boneka
    – snack
    – Puppy
    – Kucing
    DISLIKE:
    – Menunggu
    – Dibentak
    KEBIASAAN:
    – Sakit perut ketika merasakan kekhawatiran
    – Sedikit pelupa
    – Jika tidak melamun pasti loncat-loncat saat merasa bosan atau sedang tidak melakukan apapun
    – Saat merasa pegal bisa tiba-tiba tertidur
    KARAKTERISTIK:
    – Sederhana
    – Egois terhadap apa yg diinginkan
    – Tidak begitu tertarik terhadap urusan oranglain
    – Penyayang
    – Moody
    Background:
    Keluarganya termasuk golongan yang sangat berada saat itu, saat dia sedang dalam kandungan. Saat kelahirannya sangat dinanti oleh Ayah, Ibu, dan dua Saudara laki-lakinya. Namun ketika dia di lahirkan di dunia ini, keadaan keuangan keluarganya mulai merosot sehingga keluarganya termasuk golongan yang sederhana. Pada saat dia berumur 3 tahun, kedua orangtuanya memilih untuk berpisah karena sebuah alasan yang sampai saat ini dia tidak tau dan memang tidak mau tau alasannya. Pada saat umur yang tidak lagi tergolong anak-anak, dia mulai memahami kerja keras Ibu nya dalam merawat dia dan kedua saudara laki-lakinya seorang diri. Dia belajar untuk menjalani hidup dengan tekad yang kuat namun melakukannya dengan santai.
    Mengandalkan prestasi saat duduk di Sekolah Dasar, menjadikan hal tersebut titik pacu untuk kembali mengingatkan bahwa di dunia ini tidak ada yang dinamakan orang yang bodoh. Semakin berkembangnya zaman, dia sadar bahwa pergaulan dan pola hidup akan semakin berbeda dan bisa mempengaruhi semangatnya dalam menuntut ilmu. Sedikit bernafas lega untuk urusan pendidikan, tak sedikit pun dia mengalami hambatan keuangan dalam menuntut ilmu. Kesyukuran yang ia peroleh saat ini bahwa kedua saudara laki-lakinya telah memiliki pekerjaan yang pasti saat dia akan memasuki bangku Sekolah Menengah Atas.
    Berniat untuk masuk di Paperworld Academy tidak mengalami hambatan dari keluarganya. Hambatan yang ia dapat datang dari sahabat-sahabatnya yang sangat tidak ingin dia masuk kedalam sekolah asrama tersebut. Namun sahabat-sahabatnya tidak bisa menghalangi keinginannya yang sudah sangat ia inginkan. Berpisah dari sahabat-sahabatnya merupakan hal yang sangat menyedihkan yang dia alami. Selain berpisah, kemungkinan untuk berjumpa pun sangat minim, karena tidak hanya dirinya yang masuk sekolah yang bisa dibilang penuh dengan rutinitas, beberapa sahabatnya ada yang melanjutkan study diluar Negeri.
    Jurusan yang dipilih : Showbiz
    Kisah Cinta : Belum pernah ia merasakan cinta lain dalam hatinya selain kepada tuhan dan keluarganya. Namun dia yakin jika suatu saat hal itu terjadi, yang pertama ia fikirkan ialah bagaimana keadaannya saat dia harus berpisah setelah rasa itu semakin nyata.

    Link :

Comments are closed.