Formulir Residence [Term 2]

Nama: (Sesuai dengan visualisasi yang dipakai)

TTL: (Tempat lahir tidak perlu disesuaikan dengan visualisasi yang kalian pakai, silahkan dibuat sesuka hati dan untuk tanggal lahir gunakan musim, ada 4 musim (Spring, Summer, Autumn, Winter) dan 15 hari di setiap musim. Contoh: 1 Spring.)

Umur: (Umur ketika mendaftar masuk residen)

Hobi: (Kegemaran kalian)

Like:

Dislike:

Kebiasaan: (Kebiasaan yang menjadi ciri khas kalian)

Karakteristik: (Jelaskan karakteristik kalian secara singkat)

Latar Belakang: (Buat dalam bentuk paragraf minimal 250 kata dengan menjelaskan secara rinci tentang keluarga, tempat domisili ataupun tempat yang pernah ditinggali dsb secara jelas)

Profesi: (Berupa status residen apakah pelajar, pekerja dsb. Profesi disebutkan secara khusus. Contoh: Dokter bedah. Dibutuhkan juga beberapa profesi untuk residance.Cek disini!)

Kisah Cinta:

Keluarga: (Contoh: orangtua, anak atau sepupu yang berada dalam lingkungan Paperworld Residence, ini di luar wishlist)

Status sosial: (status sosial, apakah miskin, kaya, berkecukupan dsb)

Residen: (Tipe hunian yang dikehendaki. Disini!)

Lifetime wish: (Keinginan yang ingin dicapai sebagai tujuan dari puppet)

Term masuk: Term 2

Link Visualisasi:


KUOTA : 0/10

Note:

1. Sebelum mengisi biodata, harap dipastikan dengan benar. Penggantian biodata secara sepihak saat permainan berlangsung (sekecil apapun) tidak diizinkan dan akan mendapat teguran dari Staff

2. Penggantian biodata secara sepihak oleh anggota yang bersangkutan tanpa izin staff, maka anggota dianggap melakukan OOC

3. Bagi formulir yang telah tertulis “Lulus Tahap Pertama” silahkan membuat akun facebook sesuai visualisasi.

4. Ketentuan akun facebook :

– Menggunakan alternative name “Paperworldgroupadrp”

– Menuliskan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.

– Kopi formulir kalian ke about me

– Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

5. Jurusan dapat diganti oleh Staff jika jurusan yang diinginkan ternyata penuh. Ketentuan: First In First Out, jadi yang daftar lebih dulu yang diutamakan untuk jurusan dan kemungkinan kesamaan Visualisasi.

6. Bagi yang ingin melakukan revisi, reply komen dibawah komen kalian.

7. Jangan reply komen di bawah komen box orang lain.

8. Dilarang menambah atau melakukan revisi setelah formulir diluluskan.

Pertanyaan? Layangkan di sini

Advertisements

28 thoughts on “Formulir Residence [Term 2]”

  1. Nama: Choi Arin

    TTL: Jeju, 15 Autumn

    Umur: 18 Tahun

    Hobi:
    – Karaoke
    – Fangirling

    Like:
    – Skinship
    – Aegyo
    – Wortel
    – Tteokbokki

    Dislike:
    – Ditatap tajam
    – Kegelapan
    – Wajahnya terlihat jelek di foto

    Kebiasaan:
    – Ketika ditatap tajam/sinis karena tingkahnya biasanya malah semakin menjadi-jadi
    – Bersiul untuk menghilangkan rasa jenuh
    – Menyelipkan rambut ke belakang telinga ketika berpapasan dengan pria yang menurutnya tampan
    – Makan tteokbokki saat keadaan hatinya sedang kurang bagus

    Karakteristik:
    – Banyak bicara, kurang suka dengan orang yang pendiam
    – Agresif (terutama terhadap namja, kecuali orang yang disukainya) dan sering menimbulkan kesalahpahaman
    – Subjektif, akan selalu membela orang terdekatnya meskipun tahu kalau yang dilakukan orang itu salah
    – Tidak sabaran dan benci orang yang lelet
    – Susah menyembunyikan ekspresinya

    Latar Belakang:

    Choi Arin. Sebenarnya nama aslinya adalah Choi Yewon hanya saja Arin tidak suka dipanggil begitu. Entahlah, kedengaran kolot baginya. Arin lahir di Jeju dan tumbuh menjadi anak yang yah bisa dibilang cukup baik.

    Ayahnya diangkat menjadi seorang kepala sekolah di sebuah sekolah di Jeju saat Arin baru menginjak usia satu tahun. Karena kinerjanya yang baik, Ayahnya segera dipindah tugaskan ke Seoul saat Arin menginjak usia lima tahun. Otomatis Arin dan keluarganya harus pindah ke Seoul karena pekerjaan sang Ayah. Sebetulnya Ibunya tidak ingin meninggalkan Jeju karena hobinya yang berkebun dan naik gunung pasti tidak bisa ia lakukan setiap hari jika berada di Seoul. Tapi karena desakan sang Ayah akhirnya Ibunya setuju asalkan boleh membuka toko souvenir di daerah Seoul. Ah iya, selain orangtua, Arin juga memiliki seorang kakak perempuan -Choi Yeri- yang usianya selisih 7 tahun dengan Arin. Sekarang kakaknya sedang menjalankan bisnis bersama sang Ibu.

    Kehidupan di Jeju yang singkat membuat Arin tidak terlalu mengenal Jeju. Saat tinggal di Seoul, Arin diajak oleh Yeri berkenalan dengan tetangga sebelahnya, Jung Haera. Karena umur Yeri dan Haera sama maka tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuat mereka akrab satu sama lain. Arin juga sudah menganggap Haera sebagai kakaknya sendiri.

    Selama di Seoul, Arin sering mendapat tatapan tajam dan sinis dari “teman” perempuannya karena sifatnya yang terlalu berani terhadap laki-laki. Padahal tidak ada maksud merayu sama sekali tetapi selalu disalahartikan oleh orang-orang. Bahkan ada seorang “teman” perempuannya yang pernah menarik pakaian Arin sampai robek. Bukan berarti Arin kapok dengan sikapnya, dia malah membalasnya dengan sengaja menggunting rambut orang tersebut.

    Hari-harinya di Seoul menurut Arin berjalan biasa saja sebelum akhirnya setelah hampir delapan tahun berlalu Haera mengenalkan seseorang yang katanya akan tinggal bersamanya. Jung Chanwoo. Seseorang yang sukses membuat Arin melamun setiap hari setelah mengenalnya kurang lebih 2 bulan.

    Setelah bertugas selama 13 tahun, Ayahnya dipindah tugaskan lagi dan mengharuskan keluarganya untuk pindah ke perumahan dekat sekolah tempat Ayahnya bekerja sekarang. Usaha Arin yang mogok makan setelah mendengar kabar tersebut pun tidak membuahkan hasil. Tapi yang Arin tahu, Haera dan Chanwoo pun akan pindah rumah tapi entah kemana.

    Profesi: Pelajar kelas 3 SHS

    Penghuni lama atau baru: Baru

    Kisah Cinta: Percaya atau tidak perasaan cinta bisa tumbuh bahkan ketika kita belum mengenal orang yang kita cintai lebih dalam. Dan Arin sepertinya sedang mengalami hal itu, bahkan untuk waktu yang cukup lama. Meskipun selalu mengalihkan perhatiannya kepada orang lain agar tidak terlalu kentara tetapi sepertinya tidak pernah berhasil.

    Keluarga: –

    Status sosial: Mampu

    Residen: House

    Lifetime wish: Mencari tahu apa yang benar-benar disukainya. Setelah itu akan benar-benar fokus terhadap bidang yang akan digelutinya nanti sekaligus memastikan perasaan Chanwoo terhadapnya dan siap-siap untuk patah hati kalau-kalau akhirnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi: http://1.bp.blogspot.com/-w_2cTOmZRVU/VTZv4_1w3rI/AAAAAAAAM48/3P_brEkuXZo/s1600/OHMYGIRL_ARIN.jpg

    1. Selamat, Choi Arin! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  2. Nama: Kang Seulgi

    TTL: Gangnam, 9 Summer

    Umur: 18 Tahun

    Hobi:
    – Belajar
    – Menulis web atau fanfiction
    – Mendengarkan musik

    Like:
    – Rooftop
    – Dipuji
    -Tantangan

    Dislike:
    -Orang lain melihatnya saat sedang menangis
    -Privasinya diganggu
    -Dikasihani

    Kebiasaan:
    -Hanya menunjukkan sisi manis dan feminimnya ke orang orang tertentu
    -Meninju tembok untuk melampiaskan ke kesalannya
    -Menyimpan masalahnya sendiri
    -Memilih untuk bolos dari pelajaran yang menurutnya tidak penting dan belajar di rooftop sekolah

    Karakteristik:
    -Keras Kepala
    -Ketus kepada siapapun
    -Sombong dan angkuh
    -Sulit di tebak
    -Dingin dan cuek namun sebenarnya memiliki sifat feminim dan manis.

    Latar Belakang:
    Kang Seulgi. Usia ku 18 tahun, aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Aku pindah ke Seoul saat aku lulus sekolah menengah pertama dan tinggal di sebuah boarding house di Seoul. Tak banyak kisah yang dapat ku cerita kan, karna tak ada yang menarik. Ibu ku berada di gangnam, ia membuka sebuah usaha baru yaitu Salon kecantikan.

    Aku hidup dengan kemewahan dan kesombonga namun itu dulu, kira kira 4 tahun yang lalu. Sekarang aku hidup sederhana yang sukses membuatku muak, itu semua karna ayah ku, karna kebodohannya, karna keegoisannya, aku sangat marah jika mengingat kejadian itu. Walaupun sebenarnya aku ingin ayah segera di bebaskan dari jeruji besi itu, di bebaskan dari polisi yang terus mengawal kemanapun ia pergi, dibebaskan dari makanan yang tak layak itu. Ya, ayah ku adalah seorang narapidana. Kejahatan yang ia lakukan sangat kelewatan dan sulit di maafkan. Jujur saja aku benci dia, sekeras apapun aku mencoba untuk tidak membencinya rasa benci itu pasti selalu ada bahkan terus bertambah.

    Flashback. 4 tahun lalu ayahku bekerja di kementrian korea, ia sangat di hormati dan di segani. Banyak orang yang iri serta kagum kepadanya. Melihat kerja kerasnya dari bawah hingga sekarang berada di tempat yang cukup tinggi. Tentu aku sebagai anaknya juga merasa bangga mempunyai ayah yang sehebat itu dan membuatku bersifat sombong dan angkuh tapi rasa bangga itu musnah karena sebuah kabar berita di media masa bermunculan “ Telah di tangkap Kang Yook Jae, menteri yang di banggakan. “ “Kang Yook Jae, dari VVIP sekarang harus berdesakkan dibalik jeruji.” “Kang Yook Jae korupsi warga emosi.” itu semua adalah judul berita yang kulihat di televisi, koran, dan media cetak lainnya.

    Diejek, direndahkan, serta dipermalukan, itu semua yang kuterima di sekolah saat berita tentang ayahku itu bermunculan. Aku merasa beruntung karena memiliki sifat angkuh dan sombong sejak lahir, dengan sifat itu membuat hidupku sedikit ringan hanya sedikit.

    Aku memiliki beberapa kerja part-time. Pertama, menjadi di pengisi bensin di sebuah pom bensin setelah pulang sekolah dari hari Senin – Rabu. Kedua, menjadi penjaga kasir di sebuah mini market setiap malam hari dari hari Senin – Jum’at. Ketiga, menjadi pelayan di sebuah restoran pada siang hari setiap Sabtu dan Minggu. Terakhir, menjadi pengamen jalanan setiap malam hari pada hari Sabtu dan Minggu.

    Profesi:Pelajar dan pekerja part time.

    Penghuni lama atau baru: Lama

    Kisah Cinta: Pernah berpacaran sebanyak dua kali.

    Keluarga: –

    Status sosial: Miskin

    Residen: Boarding house

    Lifetime wish: Melanjutkan pendidikannya ke universitas tanpa mengeluarkan uang sepeserpun (mendapat beasiswa), Memperbaiki nama baik keluarganya dan Menjadi orang kaya saat ayahnya keluar dari penjara.

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi: https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xpf1/t31.0-8/11950407_737551393038067_3172609885168318693_o.jpg?efg=eyJpIjoiYiJ9

    1. Selamat, Kang Seulgi! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  3. Nama: Baek Jinhee

    TTL: Gwangju, 1 Winter

    Umur: 20 tahun

    Hobi:
    – memasak
    – makan
    – merajut
    – taekwondo
    – mengganggu orang

    Like:
    – cake
    – winter
    – teddy bear

    Dislike:
    – orang yang tidak menghabiskan makanan
    – diceramahi
    – dikalahkan

    Kebiasaan:
    – mengambil foto makanan dan meng-uploadnya ke SNS
    – sleep-talking
    – menjual pakaian hasil rajutannya secara online untuk mendapat uang tambahan
    – mengganggu atau mengacaukan kerjaan orang
    – melakukan segala cara untuk mendapat apa yang diinginkannya

    Karakteristik:
    – pemberani
    – ambisius
    – Pekerja keras, terutama untuk mendapatkan uang
    – memiliki tenaga yang besar, tidak proporsional(?) dengan badannya yang kecil dan ramping
    – sering iri dan tidak suka melihat orang lain senang

    Latar Belakang:
    Jinhee terlahir di kampung halaman ibunya, Gwangju, namun dibawa sang ayah ke Seoul pada usia 3 tahun setelah kedua orang tuanya bercerai. Ibu yang melahirkannya menikah lagi tidak lama kemudian dan pindah ke luar negeri. Sejak saat itu Jinhee menganggap ayahnya sebagai paket lengkap; ayah, ibu, pencari nafkah, sahabat, pacar.
    Ayahnya, Baek Ilhyun adalah pemilik toko roti. Memang tidak besar, namun harum roti yang baru dipanggang serta pelayanan yang luar biasa ramah membuat “Baekil Bakery” selalu dibanjiri pelanggan. Sementara Baek ahjussi memanggang roti bersama pegawai-pegawainya, yang melayani di meja depan adalah paman dan bibi Jinhee. Mereka tinggal bersama di rumah teduh berlantai dua yang terletak di belakang bakery.

    Jinhee dibesarkan bersama kedua anak laki-laki paman bibinya, Chanyoung dan Chanho yang masing-masing 2 dan 4 tahun lebih tua darinya. Saat kecil mereka tidak akur, berkelahi setiap hari yang berakhir dengan Chan bersaudara dipukul rotan karena membuat si maknae Jinhee menangis. Seiring berjalannya waktu mereka mulai jarang berkelahi hingga akhirnya menjadi lebih akur dari sekedar saudara sepupu.

    Bosan makan roti, Jinhee tumbuh besar sambil belajar memasak karena ayah serta paman bibinya terlalu sibuk melayani pelanggan sehingga tidak sempat menyiapkan makanan di meja makan. Chan bersaudara yang hanya berbakat berkelahi dan membuat kegaduhan dengan alat musik tentu saja tidak bisa memasak. Karena biasa, Jinhee tidak punya kesulitan membuat makanan jenis apapun. Kecintaannya pada makanan pun tumbuh dan hal itu tampaknya membuat nafsu makannya ikut tumbuh. Salah satu mimpinya sekarang adalah membuat toko roti ayahnya semakin besar dan tidak hanya menjual roti, tapi juga cake buatannya sendiri.

    “Setan berwajah malaikat” adalah julukan yang diberikan banyak orang padanya sejak kecil. Siapa sangka di balik wajahnya yang kalem dan hobinya memasak ia sangat ambisius, terkadang tidak disukai orang karena kecenderungannya ‘menjegal’ orang lain dengan cara apapun. Jinhee belajar taekwondo bersama Chanyoung sejak usia 7 tahun, terkenal sebagai ‘pembunuh’ lawannya karena cara mainnya yang kejam. Beberapa medali serta piala dari kejuaraan taekwondo terpajang di bakery, menjadi bukti kebanggaan sang ayah.

    Profesi: Mahasiswi

    Kisah Cinta:
    Bagi si setan berwajah malaikat, mendapatkan namja yang disukainya adalah keharusan. Terhitung 2 namja menembaknya duluan, 2 namja direbut dari pacarnya, 1 namja ditembak, dan kelimanya bernasib sama, dicampakkan dengan kejam ketika Jinhee merasa disakiti meskipun hanya sekali. Gadis ini bukanlah player, ia hanya mencari satu namja yang tidak akan pernah menyakitinya karena kalau itu terjadi, jiwa setan yang tersembunyi di balik wajah malaikatnya akan memunculkan diri.

    Keluarga: ayah, paman dan bibi, dua kakak sepupu laki-laki

    Status sosial: cukup

    Residen: House

    Lifetime wish: Saat ini sedang terbagi antara menjadi pastry chef atau memfokuskan pada taekwondo. Tujuan hidupnya yang pasti adalah membahagiakan ayahnya dengan cara melakukan apapun yg membuat ayahnya senang.

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi:

    1. Selamat, Baek Jinhee! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  4. Nama: Kiko Mizuhara

    TTL: Texas, 15 Autumn

    Umur: 22 tahun

    Hobi: Hockey, Ice Skating, Travelling, dan shopping

    Like: Buku, sweet things, fotografi, dan barang branded

    Dislike: orang yang tidak menyenangkan, bosan, dibohongi dan diganggu

    Kebiasaan: diam-diam suka mengemil dibelakang managernya, mendengarkan musik, jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, suka menggigit bibirnya tanpa sadar.

    Karakteristik: cepat bosan, kelihatannya pendiam padahal bisa berbicara tanpa jeda, keras kepala, cuek, suka menyendiri, bicara seenaknya, punya claustrophobia.

    Latar Belakang:
    Kiko lahir dari dua keluarga yang berbeda latar belakang Negara, mereka menetap di sebuah pertanian di Texas dan hidup di sana selama 9 tahun sebelum akhirnya kedua orang tua Kiko berpisah dan ibunya memutuskan memindahkan dia dan adiknya ke Kobe , Jepang. Punya kewarganegaraan Amerika membuat Kiko sedikit kesulitan beradaptasi di kampung halaman ibunya.
    Wanita itu berpikir dia akan hidup selamanya di negeri paman sam itu jadi dia tidak begitu memperdulikan bagaimana caranya dia bisa berbahasa jepang seperti orang tuanya. Dan kenyataannya dia harus ke sana, membuatnya tidak mampu banyak bergaul saat kecil karena keterbatasan bahasa yang dimilikinya.
    Orang-orang juga tidak begitu menyukainya terutama teman perempuan di sekolahnya karena Kiko termasuk anak gadis yang cukup populer di sekolah dengan wajah blasteran yang dimilikinya, kemudian bullying itu tidak bisa dihindari, pada dasarnya Kiko bukan gadis yang lemah dan asal terima saja dia ditindas sehingga acap kali dia di ganggu, Kiko tidak segan-segan membalas lebih sadis dari itu karena backgroundnya yang seorang pembully di sekolahnya waktu di Dallas, Texas.
    Hubungan Kiko sendiri dengan ayah maupun ibunya tidak dekat, mereka terlalu sibuk mengurusi urusan pribadi ketimbang mengurusi ia dan adiknya yang saat umur 7 tahun dimasukkan ke sekolah asrama di Hokkaido oleh ibunya.
    Saat menginjak umur yang ke 17, Kiko mencoba peruntungannya dengan mengikuti audisi modeling yang diselenggarakan oleh sebuah majalah, dan berhasil memenangkan audisi itu sekaligus mendapatkan kontrak eksklusif di beberapa majalah ternama.
    Gadis yang baru saja menamatkan sekolah menengah akhirnya itu memutuskan tidak melanjutkan studinya seperti yang dia inginkan untuk kembali ke Dallas. Dia lebih memilih menikmati kariernya, membuat dirinya sesibuk mungkin agar tidak berada di rumahnya yang selalu Nampak sepi dan menakutkan buatnya tanpa siapapun.
    Beberapa tahun kemudian, Kiko pindah ke korea karena pekerjaannya yang menuntut. Dia rasa tempat itu tidak buruk untuk sebuah Negara, setidaknya tidak ada orang-orang yang mengenalnya dan dia bisa melakukan apapun sebebas hatinya.

    Profesi: Model

    Kisah Cinta: Playgirl, like to flirts around but doesn’t fall in love

    Keluarga: hanya dia sendiri

    Status sosial: Kaya

    Residen: Apartment

    Lifetime wish: Menikmati hidup, menemukan sesuatu jika beruntung?

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi: http://40.media.tumblr.com/d1b60bf304881a1cc827e1c1e4d76b5e/tumblr_nfu1t3KICf1qdovbqo1_500.png

    1. Maaf, Mizuhara Kiko untuk kuota luar korea term ini sudah terpakai. Silahkan mengganti visualisasi. Terima kasih.

  5. Nama: Kim Sohyun

    TTL: Damyang, 1 Autumn

    Umur: 22

    Hobi:
    + Ngalong
    + Nyari pelanggan
    + Membantu orang yang lebih tua
    + Bersih-bersih
    + Merepet

    Like:
    + Uang
    + Makanan
    + Cowok tajir
    + Barang gratisan
    + Es batang

    Dislike:
    + Pisang
    + Barang/ruangan yang berantakan
    + Direndahkan

    Kebiasaan:
    + Berbicara dengan dirinya sendiri
    + Minum (apapun yang layak diminum) banyak-banyak untuk meredakan amarahnya
    + Akan meratap nasibnya ketika sesuatu berjalan tidak sesuai dengan harapannya
    + Berkacak pinggang kalau sedang berfikir
    + Mencari tahu status seorang cowok, dan kalau jomblo akan mempromosikan dirinya sebagai pacar rental

    Karakteristik:
    + Muka tembok
    + Irit dan cinta uang
    + Agak tomboy, tetapi akan berpura-pura menjadi feminin sewaktu bersama pelanggannya
    + Baik hati dan susah lihat orang kesusahan
    + Berkepribadian cerah, terkadang tidak bisa diam

    Latar Belakang: Kalau kalian menjumpai seorang wanita berusia dua-puluhan awal, dengan rambut tergerai panjang, kerlip di kedua matanya bagaikan konstelasi di langit malam, dan bibir merah delima bagaikan busur cupid yang menjelaskan kontras dengan kevelvetan kulitnya yang putih itu, wanita itu pastinya bukan aku. Namaku Kim Sohyun, umurku 22 tahun, lahir dan besar di Damyang, sampai tamat SMA dan memasuki masa perkuliahan– barulah aku merantau ke Seoul untuk menuntut ilmu di Seoul National University. Bukannya membanggakan diri atau apa, tapi aku merupakan satu-satunya murid yang berhasil lulus ke SNU dari jurusan sosial di sekolahku. Hahaha, tidak usah memujiku seperti itu, kau membuatku tersipu saja. Well, mungkin seperti itulah aku akan mengenalkan diriku kepada kalian jika itu dua tahun yang lalu. Dari kecil aku dibesarkan oleh nenekku, kedua orangtuaku telah meninggal dunia tak lama setelah aku dilahirkan, setidaknya begitulah kata nenek. Aku berasal dari keluarga kalangan bawah, walaupun hanya berdua dengan nenekku, setidaknya kami hidup dengan perut kenyang setiap harinya. Hidupku pada dasarnya baik-baik saja. Aku mempunyai nenek yang menyayangiku di kampung sana, kuliahku juga ditanggung pemerintah dengan alasan perekonomian keluargaku, tidak ada hal yang bisa kupusingkan pada saat itu. Sampai tahun kedua kuliahku, aku menerima lemon terasam dari hidup. Nenekku meninggal karena terpeleset kulit pisang di jalan, dan aku terpaksa meminta cuti beberapa minggu untuk mengurus pemakaman beliau dan perihal lainnya. Setelah beberapa waktu hengkang dari perkuliahan, karena masih diselimuti duka, nilaiku berangsur menurun hingga beasiswaku dicabut. Alhasil, di sini diriku sekarang, terdampar di Seoul dengan modal menumpang di apartemen sahabatku –Lee Jihoon. Berhubung aku hanya lulusan SMA, tidak ada instansi yang hendak mempekerjakanku, padahal sudah kujelaskan situasiku kepada mereka, dan jawaban mereka sama, kenapa melamar ke perusahaan ini ketika jurusanmu itu sejarah korea. Dan aku selalu lupa akan hal itu. Hahaha, aku lucu sekali. Tidakkah kau juga berpendapat seperti itu? Oh ya, kembali ke topik semula. Selama dua tahun, berbagai pekerjaan part-time telah kuambil, sekarang sih lagi kerja di jjimjilbang sebagai cleaning service. Upah yang kudapat hanya cukup untuk membiayai perutku ini, belum lagi keperluan lain-lain. Terima kasih kepada otakku yang berlipat-lipat ini, aku mendapat ide pekerjaan sampinganku sejak tahun lalu, yaitu sebagai pacar rental. Yup, kalian bisa menyewaku sebagai pacar untuk sehari. Kalau aku beruntung, aku akan dibelikan barang-barang oleh penyewaku, dan diberi tips dalam jumlah besar. Kalau aku apes, aku harus menahan malu menggandeng ahjussi dengan lingkar perut berkilometer dan terkadang kalau benar-benar sial, aku disewa oleh pria yang telah beristri tanpa sepengetahuanku dan selanjutnya bisa kalian bayangkan apa yang terjadi ketika dipergok istri mereka. Itulah sebagian gambaran dari kehidupanku. Sampai saat ini aku masih berharap hidup akan membuktikan keadilannya, misalnya dengan menjodohkanku dengan anak orang kaya atau apa gitu. Selain itu aku juga berharap dapat melanjutkan studiku, mendapat pekerjaan yang layak, asupan uangku stabil, memiliki pacar yang ganteng, dan hidupku aman juga tenteram, apakah itu terlalu banyak untuk diminta?

    Profesi: Pegawai jjimjilbang, memiliki job freelance sebagai pacar sewaan.

    Kisah Cinta: Sedang menjalani love-hate relationship dengan uang. Ha, bercanda kok, kan kasihan kalau dikosongin gitu aja. Hubungin 010-xxxx-xxxx ya kalau berminat menyewaku sebagai pacar sewaan. Misalnya kalau ada reunian atau apa gitu, kan malu kalau nggak ada gandengan, disitulah aku akan menjadi pendekar pagi-siang-malam bagi kalian-kalian yang membutuhkan. Gak mahal kok, tarif per jam itu hanya 50.000 won, boleh nego. Ring me any time!

    Keluarga: Tidak ada

    Status sosial: Miskin

    Residen: Small-size Apartment (menumpang)

    Lifetime wish: Kawin. Kalau bisa sama anak orang kaya. Atau setidaknya pria yang sudah mapan.

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi: https://pbs.twimg.com/media/CFCBzV5UMAAnqnS.jpg

    1. Selamat, Kim Sohyun! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  6. nama: kim sunggyu
    ttl: 28 spring jeolla utara

    hobi: tidur
    jalan-jalan atau traveling

    like : duit
    es krim
    malas-malasan

    dislike: my hyung, ayah nya
    orang yang mengumpat
    orang yang bicara kasar
    tidak suka di perintah

    kebiasaan: bergerak sesuai mood saat itu ( suka-suka dia)
    suka menunda pekerjaan
    suka mengaku tidak punya keluarga ataupun saudara
    :suka garuk pantat kalau bingung atau begong
    suka menghayal sekalipun orang sedang bicara dengan
    nya
    karekteristik: suka mengeluh
    ramah pada orang yang di anggap nya teman
    cerewet jika bosan
    suka iseng
    senang di kasih makanan gratis, semua yang gratis

    latar belakang:

    mempunyai keluarga yang bahagia, ibu yang perhatian dan baik, sampai suatu ketika berita di siang bolong itu membuat jantung nya hampir berhenti berdetak. di saat nya umur nya berumur 10 tahun , appa memberitahu nya kalau ia memiliki hyung yang berbeda eomma.. pertama tentu saja ia senang memiliki hyung,teman bermain nya. nanun semua tidak sesuai hayalan nya. aku membenci hyung ku yang berjarak 6 tahun dari ku, karena eomma baru memiliki ku setelah 3 tahun menikah. semenjak kehadiran nya, perhatian eomma tertujuh pada hyung karena eomma merasa bersalah telah mengambil perhatian appa dari nya. kebencian nya memuncak karena jinki bisa melakukan semua hal dengan baik sedangkan dia hanya melakikan hal dengan biasa saja.. hal ini membuat nya menjadi pemberontak dalam keluarga nya. dia selalu melakukan hal-hal yang tidak disukai keluarga nya dan selalu mengambil hal yang berlawanan dengan hyung nya, dengan kata lain jika jinki jadi dokter.. dia akan jadi pasien. lol.. bukan begitu.. mungkin sesuatu yang menyusahkan hyung nya kelak untung nya saudara tiri nya tidak tinggal serumah dengan nya, namun jika ia melihat eomma yang selalu mengatakan tentang kehebatan hyung nya membuat nya tidak betah di rumah dan ketika melihat appa nya dia selalu merasa benci.. kenapa ia melakukan hal tersebut , tidak bertanggung jawab dan menipu eomma nya dan ia juga takut jika suatu hari ia akan di tinggal appa nya dan tiba-tiba saja nya appa nya pulang dengan membawa dongsaeng lagi.. T .T . Sering bolos sekolah, sekarang bisa lulus saja kedua orang tua nya sudah melakukan ritual ucapan terimakasih dan selamatan besar-besaran

    kisah cinta: SURAM
    profesi: mahasiswa/ pelajar
    status sosial mampu
    Lifetime wish: menghabiskan waktu sampai ajal menjemput
    term masuk : term 2
    residen :Traditional House (Hanok)

    1. nama: kim sunggyu
      ttl: 28 spring jeolla utara
      hobi: tidur
      jalan-jalan atau traveling
      like : duit
      es krim
      malas-malasan
      dislike: my hyung, ayah nya
      orang yang mengumpat
      orang yang bicara kasar
      tidak suka di perintah
      kebiasaan: bergerak sesuai mood saat itu ( suka-suka
      dia)
      suka menunda pekerjaan
      suka mengaku tidak punya keluarga ataupun saudara
      :suka garuk pantat kalau bingung atau begong
      suka menghayal sekalipun orang sedang bicara
      dengan
      nya
      karekteristik: suka mengeluh
      ramah pada orang yang di anggap nya teman
      cerewet jika bosan
      suka iseng
      senang di kasih makanan gratis, semua yang gratis
      latar belakang:
      mempunyai keluarga yang bahagia, ibu yang
      perhatian dan baik, sampai suatu ketika berita di
      siang bolong itu membuat jantung nya hampir
      berhenti berdetak. di saat nya umur nya berumur 10
      tahun , appa memberitahu nya kalau ia memiliki
      hyung yang berbeda eomma.. pertama tentu saja ia
      senang memiliki hyung,teman bermain nya. nanun
      semua tidak sesuai hayalan nya. aku membenci
      hyung ku yang berjarak 6 tahun dari ku, karena
      eomma baru memiliki ku setelah 3 tahun menikah.
      semenjak kehadiran nya, perhatian eomma tertujuh
      pada hyung karena eomma merasa bersalah telah
      mengambil perhatian appa dari nya. kebencian nya
      memuncak karena jinki bisa melakukan semua hal
      dengan baik sedangkan dia hanya melakikan hal
      dengan biasa saja.. hal ini membuat nya menjadi
      pemberontak dalam keluarga nya. dia selalu
      melakukan hal-hal yang tidak disukai keluarga nya
      dan selalu mengambil hal yang berlawanan dengan
      hyung nya, dengan kata lain jika jinki jadi dokter.. dia
      akan jadi pasien. lol.. bukan begitu.. mungkin
      sesuatu yang menyusahkan hyung nya kelak untung
      nya saudara tiri nya tidak tinggal serumah dengan
      nya, namun jika ia melihat eomma yang selalu
      mengatakan tentang kehebatan hyung nya membuat
      nya tidak betah di rumah dan ketika melihat appa nya
      dia selalu merasa benci.. kenapa ia melakukan hal
      tersebut , tidak bertanggung jawab dan menipu
      eomma nya dan ia juga takut jika suatu hari ia akan
      di tinggal appa nya dan tiba-tiba saja nya appa nya
      pulang dengan membawa dongsaeng lagi.. T .T .
      Sering bolos sekolah, sekarang bisa lulus saja kedua
      orang tua nya sudah melakukan ritual ucapan
      terimakasih dan selamatan besar-besaran
      kisah cinta: SURAM
      profesi: mahasiswa/ pelajar
      status sosial mampu
      Lifetime wish: secepatnya lulus dan nikah
      term masuk : term 2
      residen :Traditional House (Hanok)

    2. Selamat, Kim Sunggyu! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  7. Nama: Lee Jihoon

    TTL: 7 Winter

    Umur: 23 tahun

    Hobi:
    -Tidur
    -Makan
    -Minum kopi
    -Selfie
    -browsing
    -menggoda yeoja

    Like:
    -Gadget
    -Kopi
    -Sayuran dan Buah, kecuali pepaya
    -Marvel Superheroes
    -AOA

    Dislike:
    -dipanggil cebol, bocah, bantet, dsb.
    -penyakit
    -bokek
    -pepaya

    Kebiasaan:
    -bangun agak siang saat weekend
    -selalu tidak sadar membesarkan volume suaranya bila senang atau kesal
    -menggulungkan dirinya di selimut kalau sedang galau
    -bicara terbata bila gugup atau bohong
    -memakai hair spray hitam saat ngampus untuk menutupi rambut pinknya

    Karakteristik:
    -Boros bila diperlukan (?)
    -Agak narsis
    -SKSD
    -Murah senyum
    -ceroboh
    -lebih cepat mengingat sesuatu yang disukai dan sebaliknya.

    Latar Belakang:
    Jika kalian mendengar sebuah gosip di mana seseorang berambut merah muda bernama Lee Jihoon yang sering merayu beberapa yeoja dalam sehari, kalian sungguh super. Lahir dengan tinggi yang pas-pasan karena prematur tidak membuatku minder. Hanya saja kau akan menerima akibatnya bila memanggilku dengan sebutan yang menyinggung tinggi badanku. Oh, tentu saja pengecualian untuk sahabatku, Kim Sohyun, meski dalam hati juga aku merasa kesal mendengarnya.

    Aku dilahirkan dari keluarga serba berkecukupan karena orang tua punya bisnis besar di luar negeri. Sayangnya, aku hidup apa adanya saat hidup di Seoul. Well, ini salahku karena saat jaman sekolah dulu aku sangat boros. Setiap hari sepulang sekolah selalu mengajak teman-teman pergi ke mall atau ke game center sampai tagihan kartu kreditku bengkak. Semua berjalan baik-baik saja sampai sesuatu terjadi saat aku baru saja lulus SMA dan diterima di Seoul National University.

    Eomeoni tiba-tiba merampas ATM, kartu kreditku, dan semua gadgetku kecuali smartphone ku. Beliau hanya memberiku tabungan baru berisi uang seadanya dan itu harus cukup untuk sewa kamar kecil, makan, dan keperluan lainnya (kecuali uang kuliah) dan mencari uang sendiri sampai aku bisa merubah sifatku. Aku tidak tahu harus mencari uang dengan apa. Untung saja Noona sepupu ku yang tidak sengaja mendengar ini mengajakku untuk membantunya menyeleksi foto untuk artikel majalahnya secara diam-diam di saat waktu luang dan memberiku sedikit upah untuk kebutuhan sehari-hari.

    Setelah bekerja keras selama dua tahun tanpa mengetahui darimana aku dapat uang, Eomeoni meringankan penderitaanku dengan menyewakan sebuah apartment untukku. Tapi aku hanya diberi keringanan biaya sewa saja. Soal uang makan, reparasi, dan lain-lainnya tetap saja harus aku yang menanggungnya sendiri. Ditambah lagi sekarang aku tinggal berdua bersama Kim Sohyun (dia ikut menumpang, tapi aku tidak berani meminta uang sewa padanya) jadi aku harus berusaha keras. Malah aku sekarang sedang iseng menjadi part-timer di sebuah minimarket. Setidaknya ATM lama dan kartu kreditku kembali atau dikirim beberapa uang ke ATM baruku untuk membantu kelangsungan hidup.

    Profesi: Mahasiswa dan pekerja part-time.

    Kisah Cinta: Meski senang sekali menggoda yeoja dan tak jarang membuat yeoja yang lain baper, tapi itu semua cuma candaan. Jangan anggap itu serius. Karena aku sedang tidak ingin berpacaran untuk saat ini.

    Keluarga: Tidak ada.

    Status sosial: Kaya kalau menetap dengan orang tua, berkecukupan dan apa adanya kalau sendirian.

    Residen: Small-sized Apartment

    Lifetime wish: ATM lama dan kartu kreditku dikembalikan Eomeoni, lulus kuliah dengan baik dan jadi dokter ganteng yang banyak penggemarnya.

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi: https://scontent-sea1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xtl1/t31.0-8/11708046_988044631236866_2021268148166961118_o.jpg?efg=eyJpIjoiYiJ9

    1. Selamat, Lee Jihoon! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  8. Nama: Go Woori

    TTL: Seoul, 14 Autumn

    Umur: 27 Tahun

    Hobi:
    – Memasak
    – Berkebun
    – Make-Up
    – Blogging

    Like:
    – Mencari resep baru
    – Wangi Bunga
    – Memakai Eyeliner
    – Petichor

    Dislike:
    – Komik
    – Kekerasan
    – Yeoja kecentilan

    Kebiasaan:
    – Mengetuk ujung sepatu ke lantai jika sedang bosan dan gugup.
    – Berkutat di dapur untuk mencoba resep baru.
    – Selalu bersikap seolah tidak ada apa-apa di hadapan keluarganya, terutama adik lelakinya.
    – Gugup/gemetaran saat mengingat traumanya, apalagi ketika melihat langsung atau acara TV tentang kejadian tersebut.

    Karakteristik:
    – Ramah, mudah melempar senyum atau sekedar say hi pada orang baru dikenal.
    – Hypersensitif terhadap sentuhan namja, kecuali namja “tertentu”
    – Workholic
    – Pantang Menyerah

    Latar Belakang:

    Aku Go Woori, yeoja pemilik rasa manis dan pahit pada saat yang sama. Mari mampir sebentar, akan aku hindangkan sepotong kisah keluargaku dan secangkir kata tentang diriku.

    Aku terlahir dari keluarga kaya raya yang memiliki peranan besar dalam kemajuan bangsa Korea Selatan. Siapa yang tidak mengenal Shin Jae Hyuk? Bahkan para hallyu star juga akan membungkukkan badannya ketika berpapasan dengan ayahku. Sayang, beras yang dimasak tidak selamanya tanak, ketika kelebihan air justru akan melebur menjadi bubur. Tepat setahun setelah adik lelakiku lahir, karir ayah diambang kehancuran, beliau dituduh menggelapkan dan memanipulasi uang pajak perusahaan sehingga harus mendekam di balik jeruji selama 6 tahun. Keluargaku tak ubah seperti kimchi dalam tempayan, membusuk tanpa harta peninggalan.

    Untung saja aku memiliki Ibu yang luar biasa, beliau membangun kedai kecil sehingga cukup untuk menghidupi aku dan kedua saudaraku. Keadaan keluargaku berangsur-angsur membaik, senyum yang lama hilang kembali terbit di wajah kami. Mungkin Tuhan ingin menguji, senyum di keluarga kami kembali hilang setelah ayah datang, bukannya kami tidak senang beliau keluar dari dinginnya lantai penjara, tapi kelakuannya yang bersahabat dengan botol minuman keras dan suka memukul ketika mabuk membuat kami kalang kabut. Lantas kalau sudah begini, dosakah untuk mengutuk?

    Fase terkelam dalam hidupku adalah ketika ayah pulang pada suatu malam dalam keadaan mabuk, lalu menarik ibuku yang sedang menyiapkan makanan untuk kakakku, ayah memaki ibuku tanpa alasan yang jelas bahkan melempari ibuku dengan piring, naasnya kakakku juga mendapat perlakuan yang sama. Pada saat itu bahkan adikku menjadi saksi betapa kejam dan menjijikkannya ayahku, aku bahkan membekap mulut adikku yang hampir berteriak saat menyaksikan ayahku melakukan pelecehan terhadap kakakku. Lebih parahnya, aku dan adikku juga menjadi saksi atas meninggalnya kedua orang yang begitu kami sayangi.

    Aku dan adikku membuka lembaran baru, ayahku hilang bak ditelan bumi, dan tentu saja kami tidak peduli. Nenek dari pihak ibuku mengubah nama kami, aku diberi nama Woori dan adiku diberi nama Wonho. Sebelumnya aku bernama Shin Hani dan adikku bernama Shin Hoseok.

    Lagi, Tuhan sepertinya tidak puas memberi ujian padaku. Nenek meninggal dunia, meninggalkan aku dan adikku hanya berdua di dunia yang mengerikan ini. Sebagai kakak yang menjadi kepala keluarga, aku memutuskan mengajak adikku pindah ke Seoul, rasanya berlama-lama di Daegu hanya akan menguras airmataku. Aku bahkan menyembunyikan marga Shin, aku merasa ada roh jahat yang menempeliku jika aku terus menggunakan marga Shin dalam hidupku.

    Aku berkerja sebagai reporter disalah satu TV swasta, adikku yang tampan memutuskan masuk sekolah berasrama lewat jalur beasiswa. Selama di Seoul aku berteman dengan Leo, pria keturunan Korea-amerika itu sangat baik padaku, bahkan dia membiarkan aku meminjam apartemennya selama dia tidak tinggal korea. Tentu saja tidak gratis! Sebagai imbalannya aku harus menemaninya pergi pesta ke pesta atau bertemu keluarga besarnya yang terus mendesaknya untuk menikah. Ehem, aku beri tau satu hal, Leo itu pria ‘istimewa’ istilah sadisnya dia ‘tidak normal’ dalam urusan asmara, makanya aku merasa aman berada di dekatnya.

    Karena sering menemani Leo, aku jadi punya side job ‘menemani pria istimewa ke berbagai acara’, bahkan Leo dengan gilanya membuatkan aku web yang diberi nama ‘summerromance’. So, untuk kalian para pria yang bisa dibilang istimewa atau jomblo terlalu lama, bisa mendaftar di webku, dan dalam hitungan jam aku akan menjadi malaikat yang akan membantumu.

    Profesi : Reporter

    Penghuni lama atau baru : baru

    Lifetime wish : Hidup dengan lebih layak dan tidak pernah bertemu dengan ayahku lagi. Aku harap dia sudah mati.

    Kisah Cinta : Cinta? Aku tidak percaya cinta, apa kalian masih bisa percaya cinta ketika menyaksikan ayahmu melakukan pelecehan seksual pada salah satu anggota kelurgamu? Lagipula aku terlalu sibuk menggandeng pria tampan yang tidak tergiur pada wanita cantik.

    Status sosial : Berkecukupan

    Keluarga : Wonho

    Residen : Small-size Apartment

    Term masuk : Term 2

    Link Visualisasi : https://koreanindo.files.wordpress.com/2012/07/tumblr_m6b5ozu5mn1r27owuo4_500.jpg

    1. Selamat, Go Woori! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  9. Nama: Choi Minho

    Busan, 14 winter (22 tahun)

    Hobi :
    – main sepak bola dan basket
    – nonton pertandingan sepak bola
    – main playstation
    – main psp
    – main gitar

    Like :
    – mengidolakan secondhand serenade
    – anak anjing
    – semua jenis makanan
    – semua jenis olahraga (terutama sepak bola dan basket)

    Dislike :
    – orang pemarah
    – ice cream
    – suhu panas

    Kebiasaaan :
    – selalu membawa handphone, headset dan lainnnya
    – suka memainkan psp dan gitar di waktu senggang
    – tidak bisa bangun pagi, susah kalau dibangunkan
    – suka tidur dimana-mana
    – suka membawa bola basket saat akan berolah raga pagi
    – suka membawa gitar

    Karakteristik :
    – ramah
    – humoris
    – lebih suka diam saat dikeramaian
    – tidak gampang menyerah
    – mandiri
    – cerdas

    Latar Belakang :
    Aku dan keluargaku tinggal di Busan. Sejak dulu keluargaku hanya dari kalangan biasa. Ayah hanya seorang petani dan ibu hanya seorang juru masak di salah satu rumah orang kaya di kampung kami. Walau kesulitan dari segi biaya, keluarga kami masih bisa hidup bercukupan. Kadang aku kasihan melihat ayah dan ibu yang bekerja terlalu keras untuk diriku dan kakak perempuanku Choi Ara, salah satunya berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan kami berdua. Oleh sebab itu sempat terpikir olehku untuk mengubah nasib keluarga kami suatu hari nanti.

    Seiring berjalannya waktu, keadaan kedua orangtuaku sudah tidah semuda dulu. Mereka sudah terlihat tua dan mulai sedikit sakit-sakitan. Semenjak Ara kakakku menikah beberapa tahun yang lalu, hanya aku yang tinggal di rumah merawat mereka berdua. Setiap pulang dari sekolah, aku menyempatkan diri untuk membantu ayah di kebun kami.
    Melihat ayah yang semakin hari semakin tidak kuat dengan pekerjaan ini, aku berpikir untuk mulai bekerja. Aku memutuskan untuk bekerja sambilan, sebagai seorang pengantar saat pagi hari sebelum berangkat sekolah dan menjadi seorang penjaga market dari malam hingga dini hari setelah pulang sekolah.

    Saat hari kelulusanku, aku memutuskan untuk pergi ke Seoul. Untuk bekerja dan merubah nasib. Aku terpaksa meninggalkan orangtuaku di Busan demi mencari pekerjaan di Seoul. Hanya bermodalkan kemampuan bermain sepak bola dan memainkan gitar aku berharap bisa mendapatkan uang dari kota besar tersebut. Ngomong-ngomong aku ini altet andalan di sekolah dulu.

    Setelah datang dan merantau ke Seoul selama kurang lebih 1 bulan, tidak ada hasil yang aku dapatkan. Tidur di sembarang tempat bersama beberapa anak jalanan dan makan hanya semangkuk ramen besar setiap hari aku masih mampun bertahan hidup di kota ini. Dengan hasil mengamen di tempat orang yang berlalu lalang, hasilnya cukup untuk makan sehari-hari tapi masih kurang untuk menyewa sebuah flat kecil. Kadang aku berpikir jika begini terus bagaimana nasib orangtuaku disana. Aku tidak bisa mengabarkan keadaanku saat ini kepada mereka karena mungkin hanya menambah beban bagi mereka. Hanya kata “Semangat” yang selalu aku ucapkan untuk kedua orangtuaku.

    Mungkin ini yang namanya takdir. Suatu hari ada seorang lelaki tua berwajah baik hati yang menawarkan pekerjaan kepadaku untuk menjadi penyanyi cafe di tempatnya. Itu mungkin salah satu keberuntungan mendapat pekerjaan yang lebih layak. Tanpa berpikir panjang aku menerima tawaran tersebut. Seperti perjanjian, setiap malam aku selalu datang untuk menyanyi di cafe nya. Di samping itu, diam-diam aku juga mencoba beberapa kali mengikuti seleksi pencarian pemain sepak bola untuk klub Seoul Junior. Sudah beberapa kali aku mengikuti test dan beberapa kali menerima kegagalan, akhirnya di test yang ke-7 mungkin, aku berhasil bergabung dengan grup Seoul FC Junior ini.

    Saat ini aku tinggal di asrama bersama beberapa teman satu tim sepak bola junior dan juga mendapat izin khusus dari pelatih untuk tetap bekerja di cafe sepanjang malam. Dengan semua uang yang aku dapatkan aku dapat mengirimkannya untuk membantu biaya hidup kedua orangtuaku disana. Tiap kali ada kesempatan libur entah dari klub ataupun cafe, aku akan menyempatkan diri pulang kerumah menengok mereka. Mereka begitu bangga saat mengetahui aku menjadi atlet sepak bola Junior di Seoul. Karena taraf hidupku meningkat dengan cukup baik, aku membeli sebuah apartement kecil di tepi kota dengan cara mencicil untuk menjadi tempat tinggal keluargaku yang baru.

    Profesi : atlet sepak bola junior dan penyanyi cafe

    Kisah Cinta : belum berpengalaman dalan percintaan. Hanya tertarik pada gadis sederhana dan murah senyum

    Keluarga : –

    Status Sosial : sederhana

    Penghuni Lama atau Baru: baru

    Residen: small apartement

    Term masuk: Term 2

    Lifetime Wish : bisa mengubah garis hidupnya menjadi lebih baik lagi. Menjadi atlet sepak bola yang terkenal dan membahagiakan orangtua

    Link Visualisasi:
    http://vignette4.wikia.nocookie.net/bookclub/images/f/f7/Choiminho.jpg/revision/latest?cb=20140310180232

    1. Nama: Sarah Lee

      Seol, 26 Agustus 1989

      Hobi :
      – Memasak
      – Shoping

      Like :
      – anak anjing
      – semua jenis makanan
      – semua jenis olahraga , Fashion , Modeling

      Dislike :
      – Orang pemarah
      – Cold guy
      – Chocolate

      Kebiasaaan :
      – selalu membawa handphone, headset dan lainnnya
      – suka bully krue saat pemotretan
      – suka bawa kamera
      – suka tidur dimana-mana

      Karakteristik :
      – Ramah
      – Humoris
      – Sexy
      – Setai kawan
      – Mandiri

      Latar Belakang :

      Aku dilahirkan dari keluraga sederhana dan aku anak semata wayang.
      Dari kecil aku sudah biasa mandiri dengan ikut lomba model cilik hingga akhirnya aku menjadi model meskipun hanya freelanze.
      Aku sangan suka fashion , melihat gadis gadis cantik dan sexy .

      Saat remaja aku ikut audisi ulzzang model hingga akhirya aku sekarang bekerja menjadi model disalah satu butik terkenal di korea bersama Park Sora.

      Profesi : Ulzzang Model

      Kisah Cinta : Sedang menjalin hubungan dengan seorang fotografer

      Keluarga : –

      Status Sosial : Sederhana

      Penghuni Lama atau Baru: Baru

      Residen: Small Apartement

      Term masuk: Term 2

      Lifetime Wish :Berharap menjadi seorang model profesional
      Link Visualisasi:

    2. Maaf, Sarah Lee silahkan menulis ulang form karena latar belakang kurang dari 250 kata. Silahkan untuk mengganti visualisasi juga karene visualisasi Sarah Lee merupakan visualisasi beku. Terima kasih.

    3. Selamat, Choi Minho! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  10. Nama : Song Joongki

    TTL : Daejeon, 10 Summer

    Umur : 23 tahun

    Hobi : – Membeli lego,
    – makan kimchi stew buatan ibunya
    – jalan-jalan sambil memotret
    – tidur.

    Like : – Lego
    – Ketenangan
    – Makanan manis
    – Kopi
    – Petrichor
    – Fotografi
    – Kimchi stew
    – Chloe Moretz (secara diam-diam)
    – Muang Thai

    Dislike : – Keramaian
    – Seseorang yang berisik atau cerewet
    – Pembual
    – Diusik
    – Kotor
    – Perempuan (kalau dia masuk ke dalam kategori buruk versi Joongki)

    Kebiasaan : – lebih banyak menghabiskan waktu menyendiri
    – Mendengarkan musik ketika gelisah
    – Tidur
    – Melakukan pemanasan seperti sit up, push up, dan stretching saat berada dalam kondisi buruk (moodnya)
    – Suka tersenyum palsu

    Karakteristik : – melakukan sesuatu sesuai moodnya
    – Penyendiri
    – agak kaku
    – Terkesan cuek tapi dia memperhatikan apa yang terjadi disekitarnya meskipun tidak menaruh minat dengan apa yang terjadi, hanya sekedar mengamati
    – Bicara tanpa berpikir
    – Diam-diam lemah pada aegyo
    – Keras kepala
    – Ambisius

    Latar Belakang :

    Namanya Joongki, tidak banyak orang yang tahu soal dia sampai ketetangga-tetangganya sendiri, karena hampir tidak pernah menyembulkan kepala keluar rumah. Satu-satunya yang mereka tahu eksistensinya ada yaitu ibu Song yang terkenal sebagai ibu rumah tangga paling heboh di lingkungan kediamannya.

    Waktu diberi tahu kalau putranya baru pulang dari Afrika sehabis hunting foto bayi gajah demi WWF, para tetangga mereka berpikir kalau ibu Song yang janda itu sudah mulai gila karena mengigau mempunyai anak.

    Kasak-kusuk pun terjadi, ada pihak yang pro dan kontra soal kebenaran mengenai anak ibu Song, sampai seorang pria yang penampilannya mirip tarzan dengan kumis dan jenggot panjang datang mendobrak pintu rumah ibu Song yang sedang mengadakan arisan para tante girang.

    Seketika ibu Song menjerit memanggil nama ‘Song Joongki’ dengan intensitas sampai tiga oktaf. Membuat beberapa kaca retak dalam sekejap.

    Mungkin, kalau bisa memilih saat dilahirkan, Joongki akan minta mempunyai seorang ibu yang kalem dan tidak norak. Sayangnya, pria yang setelah dicukur jenggot dan kumisnya itu jadi ganteng, tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima keadaan sang ibu yang sudah begitu adanya.

    Dia lahir 23 tahun yang lalu di sebuah keluarga kaya yang bersatu karena hasil perjodohan. Meski masih kecil, Joongki bisa dikatakan anak yang dewasa sebelum waktunya. Dia tahu kedua orang tuanya tidak saling mencintai dan mayoritas ibunya selalu mengalah pada setiap perdebatan.

    Keributan yang terjadi diantara mereka, mendatangkan efek sendiri pada mental Joongki. Dia jadi pria yang selalu berusaha menghindari keramaian, juga orang-orang disekitarnya, tidak berkontak sosial banyak dengan orang lain, dan sangat sulit menempatkan dirinya pada lingkungan baru.

    Ibunya cemas pada keadaan Joongki dan membawanya ke psikiater, setelah mengikuti serangkaian tes, si psikiater itu mendiagnosa Schizoid pada putra ibu Song. Dimana penderitanya cenderung menarik diri dari kehidupan sosial dan berusaha tidak terlalu banyak terlibat didalamnya, selain itu dia sedikit kesulitan mengekspresikan emosinya.

    Ibu Song tentu khawatir pada perkembangan anaknya dan bagaimana orang-orang akan berpikiran nanti tentang Joongki. Sementara pria itu tidak perduli banyak soal apa yang dikatakan psikiater.

    Baginya, hidupnya, emosinya, hanya dia yang bisa mengerti, diagnosa itu hanya sekedar hitam diatas putih atau lisan yang beralaskan fakta. Tidak penting apakah dia akan dikucilkan, asal ibunya tetap di sisinya, dia merasa dia sanggup melewati itu semua.

    Setelah mengetahui hal itu, kedua orang tuanya bercerai. Sang ibu merintis kariernya demi menghidupi dia dan Joongki. Berkali-kali pindah sekolah akibat keluhan yang sama—yaitu sulitnya Joongki bersosialisasi—dia menjalani home schooling selama beberapa tahun, sambil menjalankan terapi.

    Atas anjuran psikiater, Joongki disarankan untuk melakukan kegiatan yang bisa dia jadikan hobi. sejak itulah fokusnya tumbuh pada fotografi setelah diberikan kamera oleh ibunya. Selain itu, Joongki yang sejak kecil suka muang thai, memutuskan menjadikan kegiatan itu sebagai opsi keduanya.

    Ibu Song tahu dia tidak bisa mengekang apa yang diinginkan Joongki. Sehingga dia membebaskan anaknya melakukan apapun.

    Tapi, ditahun ini, saat Joongki pulang dan kondisinya lebih baik dalam mengekspresikan emosinya, ibunya sudah menetapkan kalau anak laki-lakinya harus berubah agar bisa mendapatkan pendamping hidup. Joongki sendiri sampai sakit kepala karena terus-terusan menolak kencan buta yang dijadwalkan ibunya hampir tiap pekan.

    Untuk menghentikan kegilaan ibunya, pria itu mengambil alih salah satu bisnis sang ibu, demi membuat wanita tua itu bungkam.

    Profesi : Pemilik kostan

    Kisah Cinta : Jangan jatuh cinta, tahu artinya saja Joongki sepertinya tidak.

    Keluarga : ibunya

    Status sosial : Mampu

    Penghuni lama atau baru : baru

    Residen : House

    Lifetime Wish : berhenti dijodohkan oleh ibunya, bisa keliling dunia demi melancarkan bakat fotografinya, sisanya, dia serahkan pada sang pencipta (?)
    Sebenarnya hal yang paling dia inginkan yaitu agar bisa membahagiakan ibunya

    Term masuk : Term 2

    Link Visualisasi : http://data.whicdn.com/images/46394996/large.png

    1. Maaf karena keteledoran kami, harap untuk mengganti profesi terlebih dahulu karena hanya ada satu boarding house/kostan yang berada dalam residence dan dimiliki oleh developer. Terima kasih.

  11. Nama : Im Jinah (Nana)

    TTL : Jeonju, 4 Winter

    Umur : 22 tahun

    Hobi :
    – Bermain dengan anak-anak di panti asuhan
    – Membaca buku
    – Clubing saat malam tiba
    – Menulis blog

    Like :
    – Kopi dan baunya
    – Sepatu
    – Vintage mode
    – Anak-anak
    – Buku-buku apalagi yang sudah tua dan berbau khas
    – Dream catcher
    Dislike :
    – Hujan (phobia)
    – Kucing (alergi)
    – Perkelahian dan keributan
    – Pembohong
    Kebiasaan :
    – Berkutat dengan laptop untuk menulis saat tak ada kerjaan
    – Menjilat bibirnya kalau gugup
    – Menggoyangkan kakinya jika sedang duduk
    – Adiksi pada kopi sehingga selalu membawa tumblr berisi kopi dikesehariannya
    – Memasang poker face disaat keadaan membuatnya tak nyaman

    Karakteristik :
    – Tenang dan tidak suka buru-buru kecuali genting
    – Penguasaan dirinya baik
    – Keibuan
    – Keras kepala
    – Obsesif – kompulsif pada aktivitas kesehariannya
    – Tidak suka dikekang
    – Baik dan cukup ramah.
    – Kurang peka pada perasaan orang lain

    Latar Belakang :
    Apa? Sudah mulai? Oke, baiklah. Aku Im Jinah, 22 tahun cukup panggil aku Nana. Bagaimana aku mendeskripsikan diriku? Cantik? Seksi? Tidak, bukan ini yang akan aku ceritakan. Kita mulai dari tempat dimana aku lahir, sebuah kota kecil di Jeonju, saat itu musim dingin dan badai sedang terjadi hampir di seluruh Korea Selatan.

    Ayahku adalah seorang pebisnis, dia mempunyai perusahaan properti yang kala itu masih dalam tahap perkembangan belum sebesar sekarang, dihari aku akan lahir, ayahku memutuskan dia yang akan mengantar ibu ke rumah sakit tanpa menghiraukan peringatan mengenai cuaca yang begitu ekstrim di luar sana.

    Sementara mereka tidak bisa memanggil dokter karena mereka tidak ada yang mau datang di hari badai seburuk itu. Ayah yang melihat ada yang aneh dengan bagaimana ibuku merasakan sakit, pun pendarahan. Nekat mengendarai mobilnya.

    Kecelakaan itu tidak bisa dihindari, aku menamakannya takdir, tapi ayah tidak bisa menerimanya. Mobil yang dikendarai ayah tergelincir masuk ke sebuah jurang kecil dan menabrak pohon besar akibat jarak pandangan yang sulit juga jalanan yang licin.

    Situasinya sangat kacau kata ayahku. Komplikasi yang timbul di rahim ibuku membuatnya nekat melahirkan aku di dalam mobil yang nyaris remuk. Tak lama, dia meninggalkan aku dan ayah saat tangisan pertamaku terdengar.

    Sejak itu, semuanya berubah. Ayah tak se-excited saat pertama kali mendengar ibuku mengandungku. Dia menjadi begitu dingin padaku, dan memperlakukan aku seolah-olah aku tidak pernah menjadi bagian hidupnya.

    Aku sadar dia menyalahkan aku atas kematian istri yang sangat dia cintai. Dan aku tak hanya kehilangan ibu dihari kelahiranku namun juga kehilangan sosok ayah yang sampai saat ini aku kagumi karena keuletannya.

    Beberapa tahun kemudian, kami pindah ke kota besar. Perusahaan keluarga menjadi sebuah perusahaan properti besar di Seoul. Ayahku menikahi sekertarisnya yang berbeda 2 tahun dengannya, kemudian memiliki seorang anak laki-laki dari pernikahan itu. Kau bisa bayangkan bagaimana besarnya perhatian beliau ketimbang melihatku lulus dari sekolah menengah atas di usia yang terbilang muda karena akselerasi?

    Tidak, dia tidak pernah melihat seberapa besar usahaku membuatnya bangga. Dia lebih suka melihat Im Daejun belajar merangkak dan mengucapkan kata-kata dengan bahasa bayinya. Meskipun awalnya aku benci ibu tiriku, juga saudara tiriku aku tidak bisa melakukannya lama-lama. Terutama karena aku sangat lemah pada anak kecil.

    Jadi aku putuskan aku yang akan mengalah. Menerima beasiswa kuliah di Inggris kukira merupakan keputusan tepat. Ayahku perlu bahagia dengan keluarganya dan aku bisa mencari kehidupanku sendiri.

    Bertahun-tahun aku belajar kedokteran di negeri orang, sampai akhirnya aku berhasil menuntaskan gelar spesialisku diumur ke – 21 tahun. Saat orang-orang merayakan bersama keluarganya, aku tidak pernah membalas email ibu tiriku atau juga mencoba menghubungi mereka dan memberitahu aku telah lulus dan akan segera pulang ke korea.

    Hidup di negara orang juga telah banyak merubahku, setiap malamnya aku menghabiskan waktu pergi ke klub untuk berdansa atau sekedar minum-minum sampai pagi bersama teman-temanku. Sikap urakan yang kemudian aku sesali secara diam-diam.

    Aku hanya takut akan mendengar ayahku tidak perduli. Setahun kemudian, aku putuskan akhirnya aku harus pulang. Takut atau tidak, aku akan jadi pengecut selamanya jika tidak mencoba menghadapi masalah yang selama ini aku lari darinya.

    Profesi : Dokter

    Kisah Cinta : banyak dekat dengan pria sewaktu masih belajar di inggris tapi tidak pernah berhubungan serius.

    Keluarga : seorang diri

    Status sosial : Mampu

    Residen : Apartment

    Lifetime Wish : untuk sekarang dia ingin mengabdikan diri sebagai dokter untuk orang yang membutuhkan, sisanya? Entahlah.

    Term masuk : Term 2

    Link Visualisasi : http://41.media.tumblr.com/93c3777e4619911414f8264136d292b6/tumblr_ndy52uYrI41rcsu1io1_500.jpg

    1. Selamat, Im Jinah! Anda LULUS tahap pertama.
      1. Silahkan buat akun fb sesuai nama karakter yang telah anda ajukan ini.
      2. Pada alternative name silahkan cantumkan “Paperworldgrouprp” dan buat agar dapat terlihat.
      3. Lalu tambahkan “Saya adalah anggota dari Paperworld Group Roleplay” pada section teratas di about me.
      4. Copy paste isi formulir ini di about me.
      5. Add Headmaster (Jaejoong Kim) untuk menunggu proses tahap dua.

  12. Nama: Kim Soohyun

    TTL: Seattle, 9 Winter

    Umur: 27 Tahun

    Hobi:
    – Browsing
    – Membaca Novel(Terutama Karya ibunya)
    – Fencing
    – Fotography
    – Bermain alat musik

    Like:
    – Anak-Anak
    – Binatang Peliharaan
    – Tempat yang tenang
    – Makanan
    – Sepak Bola
    – Coffee

    Dislike:
    – Keributan
    – Kotor
    – Dikalahkan
    – Diperintah

    Kebiasaan:
    – Somniloquy
    – Mengetuk-ngetukan jarinya jika tidak sabar menunggu
    – Mengalihkan pandangannya jika berbohong

    Karakteristik:
    – Keras Kepala
    – Sebenarnya orang yang baik dan perhatian
    – Terkadang egois, suka memaksakan kehendak
    – Percaya Diri
    – Tidak mudah menyerah
    – Overprotective dan posesif jika menyangkut orang yang disayanginya.
    – Menderita Prosopagnosia
    – Bukan orang yang mudah mengungkapkan perasaannya.

    Latar Belakang:
    Kim Soohyun, Namja kelahiran Seattle 9 Winter 27 tahun silam ini merupakan keturunan dari pasangan berdarah korea. Ayahnya adalah seorang CEO perusahaan yang bergerak dibidang penerbitan dan ibunya adalah seorang pengarang novel. Ketika Soohyun masih didalam kandungan ibunya, ayahnya memutuskan untuk membuka cabang perusahaan dikota Seattle, karena tingginya minat pembaca disana. Keluarganya pun pindah dan berdomisili di Seattle untuk mempermudah pengawasan dikantor cabang tersebut tanpa harus bolak-balik.

    Soohyun kecil menjalani kehidupan normal seperti anak-anak pada umumnya. Pergi ke sekolah, bermain, menciptkan kenakalan yang berakhir dengan ceramah dari orang tuannya dan lain-lain. Setelah lulus dari sekolah menengah atas, Soohyun mengikuti ujian masuk di Washington University. Universitas ternama di kota Seattle dan pilihannya jatuh pada jurusan kedokteran. Sebenarnya menjadi dokter bukanlah keinginannya, bisa dibilang dia sama sekali tidak memiliki tujuan hidup dan asal memilih jurusan pada saat itu. Tetapi dia yakin seiring berjalannya waktu, dia akan bisa menyesuaikan diri dan menyukai apa yang sudah terlanjur dipilihnya. Semester awal merupakan masa yang berat bagi Soohyun. Banyaknya mata kuliah yang tidak dipahaminya ditambah lagi jadwal kuliah yang padat membuatnya hampir saja menyerah. Hampir. Andai saja dia tidak bertemu dengan yeoja itu. Yeoja yang merupakan sunbaenya dijurusan kedokteran. Soohyun kembali bersemangat melanjutkan kuliahnya demi bisa lebih dekat dengan yeoja itu. Namun, sayangnya usaha Soohyun tidak membuahkan hasil. Yeoja itu hanya meanggap Soohyun sebagai namdongsaengnya saja, tidak lebih. Walaupun mereka pada akhirnya menikah. Pernikahan itu jauh dari kata bahagia dan tidak lama setelah pernikahan itu istrinya mengajukan gugatan cerai dipengadilan. Mereka pun berpisah dan Soohyun mendapatkan hak asuh Clara-yang sama sekali tidak diperjuangkan oleh istrinya-. Soohyun menjadi pribadi yang tertutup sejak perceraiannya dengan Clara. Dia hanya bersikap baik di hadapan Clara. Dengan izin dari orang tuanya, Soohyun kembali ke negara asal orang tuanya untuk memulai hidup baru bersama Clara. Dia memutuskan untuk tinggal disebuah rumah dan bekerja sebagai dokter klinik disana.

    Profesi: Dokter Klinik

    Kisah Cinta: Soohyun menyukai sunbaenya di universitas. Namun cintanya bertepuk sebelah tangan karena sunbaenya itu mencintai orang lain. Suatu ketika sunbaenya itu hamil dan namja yang menghamilinya tidak mau bertanggung jawab. Soohyun kemudian menyanggupi untuk menikahi sunbaenya itu dan lahirlah Clara. Ibu Clara sejak awal tidak mengharapkan kehadiran clara, meninggalkan Clara saat clara berumur 2 tahun. Hingga sekarang dia belum membuka hatinya untuk wanita lain.

    Keluarga: Kim Clara (Anak)

    Status sosial: Berkecukupan

    Residen: (Individual) House

    Lifetime wish: Bisa membesarkan Clara dengan baik dan dapat mengabdi secara penuh ke masyarakat dengan profesinya.

    Term masuk: Term 2

    Link Visualisasi: http://www.soompi.com/wp-content/uploads/2015/04/kim-soo-hyun-2.jpg

    1. Maaf, pendaftaran untuk term ini sudah ditutup. Silahkan mendaftar term depan. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s